News

Borneo FC hanya Bertahan 24 Jam di Puncak Klasemen, Euforia Pesut Etam Sirna oleh Comeback Dramatis Persib


PORTALUTAMA.NET, BANDUNG – Euforia Pesut Etam sebagai tim pemuncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 tidak berlangsung lama, bahkan bisa dikatakan cukup singkat. Borneo FC Samarinda hanya mampu bertahan 24 jam di posisi teratas klasemen, sebelum kembali diraih Persib Bandung.

Sebelumnya, Borneo FC berhasil melakukan kudeta posisi puncak klasemen dari Persib Bandung usai meraih kemenangan melawan Persik Kediri di pekan ke-30,

Borneo FC yang berstatus sebagai tim tamu meraih kemenangan atas tuan rumah Persik Kediri dengan skor 1-0. Duel Persik Kediri vs Borneo FC berlangsung di Stadion Brawijaya, Rabu (29/4/2026) sore.

Sosok penyerang asing Koldo Obieta menjadi pahlawan bagi Borneo FC lewat golnya pada menit ke-54 memanfaatkan assist dari Mariano Peralta.

Dengan tambahan poin ini, Borneo FC semakin memanaskan persaingan menuju tangga juara. Tambahan tiga poin ini membuat Borneo ke posisi pertama dengan 69 poin, unggul tiga angka dari Persib.

Setelah sekitar 110 hari bertengger di puncak klasemen Super League 2025/26, takhta Persib Bandung akhirnya dikudeta oleh Borneo FC Samarinda. Perebutan gelar juara pun semakin panas.

Sejak kemenangan itu, Borneo FC langsung naik ke tangga teratas klasemen dengan koleksi 69 poin. Namun hanya berselang sehari tepatnya pada Kamis (30/4/2026), Persib Bandung yang juga bermain di pekan ke-30 meraih kemenangan sehingga kembali mengoleksi 69 poin.

Sementara itu, laga sengit pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 antara Bhayangkara FC kontra Persib Bandung berlangsung cukup menari. Ada enam gol yang tercipta dalam laga yang sangat mendebarkan suporter kedua tim.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, tim tamu Persib Bandung keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4–2.

Kemenangan Maung Bandung tercipta secara dramatis. Meski sempat tertinggal dua gol di awal laga, Persib berhasil berbalik unggul.

Empat gol kemenangan Persib dilesakkan oleh Federico Barba (45+2′), Berguinho (49′), Beckham Putra (60′), dan Adam Alis (89′). Sementara dua gol Bhayangkara FC lahir dari duet penyerang asal Afrika, Henri Doumbia (6′) dan Moussa Sidibe (26′).

Menjelang akhir pertandingan, tim berjuluk The Guardians nyaris memupus kemenangan Persib. Namun, dua gol dari Dendy Sulistyawan dan Privat Mbarga dianulir wasit karena posisi offside.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui anak asuhnya tampil buruk di awal laga. Ia menyebut para pemain gagal menjalankan strategi yang sudah disusun sehingga mudah ditekan Bhayangkara FC.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *