82 Persen Lulusan Vokasi Kemnaker Langsung Kerja, Menaker: Senjata Pamungkas Lawan Kesenjangan

PORTALUTAMA.NET, SERANG – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelatihan vokasi adalah kunci utama mendongkrak penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
Lewat penguatan link and match antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri, pemerintah ingin menghapus kesenjangan yang selama ini menghambat ribuan pencari kerja.
“Di antara tantangan kita saat ini adalah masih terdapat kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri. Hal ini perlu dijembatani melalui pelatihan vokasi yang berkualitas,” tegas Menaker Yassierli saat meninjau langsung Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Rabu (29/4/2026).
Yassierli menekankan bahwa program pelatihan harus terus diperkuat agar selaras dengan kebutuhan industri terkini. Ia meminta para instruktur meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan setiap peserta benar-benar menguasai keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja saat ini.
Bukti nyata keberhasilan program ini sudah terlihat. Pada tahun 2025, tingkat penyerapan tenaga kerja lulusan pelatihan vokasi di BBPVP Serang mencapai 82 persen. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa pelatihan yang dijalankan sudah sesuai dengan permintaan industri. Menaker berharap capaian tersebut bisa dipertahankan dan bahkan ditingkatkan di seluruh balai pelatihan di bawah Kemnaker.
Dalam kunjungannya, Yassierli tak hanya berpidato. Ia langsung turun ke lapangan, meninjau berbagai workshop pelatihan, memantau proses pembelajaran, serta menyaksikan sesi walk in interview yang mempertemukan peserta pelatihan dengan perusahaan-perusahaan. Langkah ini merupakan upaya konkret mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Tak berhenti di situ, Menaker juga berdialog langsung dengan para peserta untuk menyerap aspirasi mereka dan memastikan program vokasi ini benar-benar memberikan manfaat nyata.
Salah satu peserta, Mohamad Adam Firdaus (24), yang mengikuti pelatihan Workshop Elektro Mechanical Utility, mengaku terkesan dengan pengalaman belajarnya.
“Fasilitas di sini mendukung, instruktur juga sangat baik, dan materinya mudah dipahami. Bahkan, ada hal-hal yang belum saya pelajari saat di SMK,” ujarnya, antusias.
PVN Batch I Tahun 2026 di BBPVP Serang menyelenggarakan pelatihan pada 7 kejuruan dengan total 18 program yang semuanya disusun berdasarkan kebutuhan industri. Program tersebut meliputi Teknik Las, Teknik Listrik, Manufaktur, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bisnis dan Manajemen, Fashion Technology, serta Teknologi Pengolahan Agroindustri.
Source link
