News

Prabowo Gusar Narasi Indonesia Gelap, Akuntan Ini Ingatkan Presiden: Kurs Rupiah Babak Belur



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Presiden Prabowo kembali menampakkan rasa gusar atas narasi Indonesia gelap. Hal itu terlihat saat mantan Menteri Pertahanan itu berpidato dalam agenda groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Kabupaten Cilacap, Rabu (29/4/2026).

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan bantahan terkait narasi Indonesia gelap. Prabowo mempersilakan orang-orang yang selalu mengkritik pemerintahannya untuk kabur dari Indonesia. Bahkan dia menyebut nama negara Yaman.

Penulis kenamaan sekaligus akuntan publik, Tere Liye, memberikan respons atas pernyataan tersebut. “Mau info, kurs dollar hari ini sudah 17.360. BABAK BELUR itu rupiah. Jika dollar semakin menggila, meskipun rakyat tidak makan dollar, wah wah, ekonomi Indonesia bisa kacau,” tulis Tere Liye, pada unggahan di akun media sosialnya, Rabu (29/4/2026).

Pada postingan lainnya, pria bernama asli Darwis ini juga mengkritik pedas terhadap narasi pemerintah terkait anjloknya nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp17.200. Melalui sudut pandangnya yang tajam, ia menilai pemerintah sedang memainkan drama “penyesatan” informasi kepada publik.

Menurut Tere Liye, Pemerintah sering kali berdalih bahwa melemahnya Rupiah semata-mata karena faktor eksternal—perang Iran yang pecah sejak Februari lalu—sehingga semua mata uang dunia dianggap kompak melemah terhadap Dollar AS. Namun, Tere Liye menyebut klaim ini sebagai upaya menutupi fakta dengan narasi semu.

​”Khas sekali, pemerintah membentuk narasi dengan menutup fakta. Para pendukungnya mungkin bersorak, ‘oke gas’, seolah itu wajar. Tapi coba lihat tabel data, pelototin baik-baik,” ujar penulis novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar tersebut.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *