News

1.530 Nakes PPPK Mengamuk: Gaji Tak Layak, Mogok Kerja Jadi Pilihan



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Viral di Medsos sedikitnya hampir dua ribu Nakes PPPK Paruh Waktu di Lombok Tengah, NTB, mengancam akan mogok kerja.Dilihat pada unggahan akun Instagram @nakes_ntb, disebutkan bahwa Nakes yang mengancam akan mogok kerja itu sebanyak 1.530.

“Aksi tersebut direncanakan berlangsung hingga tuntutan kenaikan gaji dari Rp 200 ribu menjadi setara upah. minimum regional (UMR) direalisasikan,” tertulis pada unggahan tersebut.

Publik Minta Nakes Tidak Tinggal Diam Unggahan itu pun sontak menarik perhatian publik. Akun @arya_oktaviantara menjadi salah satu yang memberikan dukungan kepada para nakes.

“Ayo nakes jangan diam saja, demo dan berisik lah sperti guru agar didengar,” ucapnya.

Akun lain bernama dj_dedy blak-blakan menyebut bahwa sulit melihat gaji PPPK Paruh Waktu bisa naik. Mengingat anggaran untuk belanja pegawai maksimal 30 persen.

“Apalagi 2027 anggaran untuk belanja pegawai maksimal. 30 persen, kebanyakan Pemda sudah melebihi batas 30 persen, yang ada kalau gag Pemutusan hubungan kerja P3K atau TPP PNS dihilangkan, mau gimana ini peraturan pusat,” tukasnya.

Respons Pemerintah Lombok TengahMenanggapi rencana mogok kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) langsung menyiapkan langkah antisipasi.

Wakil Bupati Loteng H. M. Nursiah, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengatur ulang tugas pelayanan PNS dan PPPK. Dia menekankan bahwa pihaknya memastikan aksi mogok kerja ini jika benar-benar dilakukan tidak akan menganggap pelayanan kesehatan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *