Kapten Ashari Infokan ke Istri akan Dieksekusi Perompak Somalia, Ibu Siti Aminah Tak Henti Menangis

PORTALUTAMA.NET, GOWA – Sebuah kapal tanker pengangkut minyak yang dikemudikan oleh nakhoda asal Gowa, Sulawesi Selatan, Kapten Ashari Samadikun, menjadi sasaran pembajakan oleh kelompok perompak di perairan Somalia.
Santi Sanaya (26), istri Ashari, mengungkapkan bahwa aksi perompakan terhadap kapal tersebut telah berlangsung sejak Selasa (21/4/2026) lalu. Itu disampaikan Santi kepada fajar.co.id di rumahnya yang berada di Desa Pacellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, pada Sabtu (25/4/2026).
Tidak hanya Ashari, sebanyak 16 awak kapal lain turut disandera saat melintasi jalur perairan Somalia. Kapal bernama Honour 25 itu bermuatan minyak, dan empat dari total awak kapal merupakan warga negara Indonesia, termasuk Ashari. Sisanya berasal dari India, Myanmar, dan Pakistan.
“Suami saya bilang kalau kapalnya diserang bajak laut. Di menit dan jam yang sama saya coba hubungi lagi, nomornya masih aktif tapi tidak diangkat. Beberapa jam kemudian baru benar-benar tidak aktif,” ujar Santi di rumahnya.
Tak berselang lama, melalui panggilan video, Ashari sempat menceritakan kondisi terkini di lokasi penyanderaan. “Namun situasinya selalu berubah. Kalau perompak merasa terancam, kondisi itu berpengaruh langsung pada keselamatan seluruh kru di kapal,” tambah Santi.
Dengan suara terbata-bata, Santi menyampaikan harapan agar pemerintah Indonesia segera turun tangan membantu suaminya dan para awak kapal lain agar bisa pulang dengan selamat.
“Suami saya sudah berlayar sejak Januari dengan kapal tanker ini. Rencananya setelah kontraknya selesai bulan depan, dia mau pulang. Katanya, kalau sudah tiba dari Somalia, dia akan mengajukan kepulangan,” tutur Santi.
Source link
