News

Skandal ‘Ikan Busuk’ di MBG Jeneponto, Herwin Sudikta: Siapa yang Desain Pola Ini? Kenapa Tetap Berjalan?



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat Medsos, Herwin Sudikta, menyebut bahwa pada dasarnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program yang bagus.

Bahkan, ia mengakui bahwa secara konsep, MBG layak untuk diterima dan diapresiasi oleh publik.

“Siapa sih yang nolak anak sekolah dapat makanan bergizi?,” ujar Herwin kepada fajar.co.id, Jumat (24/4/2026).

Program Tidak Cukup di Niat

Hanya saja, kata Herwin, segala sesuatu tidak cukup jika berbekal niat semata.

“Tapi kita gak akan cukup cuma sampai di niat, eksekusinya gimana?,” tukasnya.

Lanjut dia, eksekusi program yang memiliki konsep bagus itu justru menjadi bulan-bulanan publik.

Sesalkan Peristiwa di Jeneponto

Ia kemudian menyesalkan keracunan massal di Kabupaten Jeneponto yang membuat sedikitnya 23 murid SDN harus dilarikan ke Puskesmas.

“Kasus kayak gini bukan yang pertama. Sejak program berjalan, sudah ribuan siswa di berbagai daerah pernah kena dugaan keracunan,” Herwin menuturkan.

“Kalau kejadian sporadis terus berulang di banyak tempat, itu biasanya bukan kebetulan. Itu pola lur!,” tambahnya.

Herwin bilang, yang masih menjadi pernyataan publik adalah kenapa peristiwa serupa masih terjadi dan berulang-ulang.

“Tapi, siapa yang mendesain pola ini dan kenapa tetap dibiarkan berjalan?,” tandasnya.

Sebelumnya, puluhan murid UPT SDN 7 Rumbia, Desa Ujungbulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, harus dilarikan ke Puskesmas setelah diduga mengalami keracunan menu MBG, Kamis (23/4/2026).

Kepala Puskesmas Tompobulu, Sudarmi Salawaty yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *