Makassar Darurat Geng Motor, Polisi Akui Pelaku Licin dan Selalu Berpindah
PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Beberapa hari terakhir, warga Kota Makassar dibuat ketakutan oleh maraknya aksi serangan random anggota geng motor.
Dalam video yang beredar, teror busur oleh komplotan geng motor dilakukan di Jalan AP Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo, dan beberapa titik lainnya.
Polisi Perketat Pengamanan
Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengeklaim bahwa pihaknya telah memperketat pengamanan.
Hal ini diungkapkan Didik saat ditemui di Mapolda Sulsel setelah ekspose kasus dugaan kekerasan seksual, Rabu (22/4/2026).
“Itu semua sudah dilakukan baik pihak Polda maupun Polrestabes Makassar. Dari Sabhara sudah melakukan patroli, juga bergabung dengan Lalulintas,” ujar Didik.
Hanya saja, Didik mengakui bahwa komplotan geng motor ini cukup cerdik dalam menghindari Kepolisian.
“Cuma mereka ini kan selalu berpindah, sudah ada yang kita lakukan tindakan, kemudian kita bubarkan, tetapi mereka tetap melakukan itu,” sebutnya.
Mendengar keresahan masyarakat yang mulai takut beraktifitas di malam hari, Didik memberikan penegasan.
Apalagi, berdasarkan aturan, korban pembusura tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena masuk kategori tindak pidana kekerasan.
Hal itu merujuk pada Perpres No. 82 Tahun 2018, penganiayaan dikecualikan dari jaminan BPJS.
“Ini kita tingkatkan lagi di tempat-tempat yang memang berapotensi terjadinya permainan motor itu,” tukasnya.
Ia juga menekankan bahwa akan melakukan evaluasi pelaksanaan patroli. Memetakan kembali titik yang sering dilewati komplotan geng motor.
Source link
