Harga 3 Jenis BBM Naik, LPG Ikut Melambung, Apa Dampaknya?

PORTALUTAMA.NET — Harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) naik drastis, bahkan ada yang sudah tembus Rp24.450 per liter. Lebih parah lagi, harga elpiji Bright Gas atau elpiji nonsubsidi (tabung pink) naik Rp56.000 dari Rp192.000 menjadi Rp248.000 per tabung.
PT Pertamina (Persero) membagikan kabar kurang sedap bagi pengguna LPG (elpiji) non-subsidi. Kenaikan harga elpiji Bright Gas atau elpiji nonsubsidi mulai berlaku Sabtu, 18 April 2026.
Kenaikan harga energi ini terjadi di tengah melonjaknya harga minyak dunia akibat tensi konflik di Timur Tengah. Kebijakan harga baru ini tidak hanya menyasar LPG, tetapi juga produk BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Terkait perubahan harga ini, Pertamina telah mengeluarkan surat edaran resmi kepada para pimpinan agen.
Dalam surat edaran yang beredar, Pertamina menjelaskan terdapat penyesuaian harga jual LPG Non PSO kemasan tabung ritel yang berlaku untuk penyerahan terhitung mulai tanggal 18 April 2026, sampai dengan adanya pemberitahuan penetapan harga baru. Perihal Harga Jual LPG Non PSO Kemasan Tabung Ritel Berlaku Tanggal 18 November 2025 dinyatakan tidak berlaku lagi.
Rincian Harga LPG Non-Subsidi Terbaru:
Bagi Anda pengguna Bright Gas, berikut adalah daftar harga terbaru yang dikutip dari laman MyPertamina:
– Bright Gas 12 Kg (Refill): Naik menjadi Rp248.000 per tabung (sebelumnya Rp192.000).
– Bright Gas 12 Kg (Tabung + Isi): Rp762.000.
– Bright Gas 5,5 Kg (Refill): Naik menjadi Rp127.000 per tabung (sebelumnya Rp90.000).
Source link
