Akting Tak Terduga Kajari Enrekang saat Ketahuan Peras Terperiksa Korupsi Baznas

PORTALUTAMA.NET — Eks Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Enrekang, Padeli “bermain drama” saat bawahannya, jaksa penyidik mencurigai aksi pemerasannya terhadap mantan Kepala Baznas Junwar dan sekretarisnya, Rudi Hartono.
Diketahui bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang sedang melakukan penyidikan kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan dan Penyaluran Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Kabupaten Enrekang Tahun 2021 s/d 2024. Total kerugian negara disebutkan mencapai Rp4,9 miliar.
Nah, saat penyidik kejari mengendus adanya dugaan pemerasan, maka di hadapan salah satu jaksa penyidik Kejari Enrekang, Muhammad Fazlurrahman Komardin, Padeli memainkan sandiwara.
Dia akting pura-pura memarahi seorang ASN arsiparis di Kejari Enrekang, Sunarti Lewang, yang telah diatur sebelumnya. Sunarti Lewang menjadi penghubung alias “peluncur” Padeli dengan para pihak yang terkait kasus dugaan korupsi dana Baznas Enrekang.
Padeli menyusun skenario dengan memanggil Sunarti Lewang kemudian memarahinya di hadapan jaksa penyidik, Muhammad Fazlurrahman Komardin.
“Nanti kamu jangan tersinggung, saya akan marahin kamu, tetapi cuma pura-pura saja jadi kamu jangan kaget,” tutur jaksa Penuntut Umum (JPU) menirukan ucapan Padeli ke Sunarti Lewang saat sidang perdana kasus dugaan suap dengan terdakwa mantan Kajari Enrekang, Padeli di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (16/4/2025).
Awal Mula Dugaan Pemerasan
Dugaan pemerasan yang dilakukan Padeli terhadap sejumlah terhadap pihak yang terlibat kasus dugaan korupsi BAZNAS Enrekang. Pemerasan dilakukan Padeli melalui seorang perantara bernama Sunarti Lewang yang merupakan ASN petugas arsiparis di Kejari Enrekang.
Source link
