News

Siswa SMAN 1 Purwakarta Nekat Acungkan Jari Tengah ke Guru, Reaksi Dedi Mulyadi di Luar Dugaan: Jangan Hanya Skorsing



PORTALUTAMA.NET – Jagat maya kembali dihebohkan dengan video amatir yang memperlihatkan aksi tidak terpuji oknum pelajar di Kabupaten Purwakarta. Dalam rekaman singkat yang beredar luas, sejumlah siswa SMAN 1 Purwakarta tertangkap kamera mengacungkan jari tengah ke arah seorang guru yang baru saja melangkah keluar dari ruang kelas.

Tindakan asusila terhadap tenaga pendidik tersebut memicu gelombang kecaman dari warganet. Pasalnya, selain gestur jari tengah yang dilakukan berulang kali, rekaman itu juga menunjukkan upaya tindakan tidak pantas yang nyaris mengenai kepala sang guru.

Merespons kegaduhan ini, Gubernur Jawa Barat (pada masa jabatan terkait), Dedi Mulyadi, langsung turun tangan. Pria yang akrab disapa KDM ini mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengawal kasus tersebut.

“Saya cukup prihatin terhadap peristiwa tersebut. Kronologisnya sudah saya dengarkan langsung dari paparan Kepala Dinas Pendidikan,” ujar Dedi, Sabtu (18/4).

Pihak sekolah sebenarnya telah bergerak cepat dengan menjatuhkan sanksi skorsing selama 19 hari bagi para pelaku. Dedi menceritakan betapa hancurnya hati para orang tua saat dipanggil pihak sekolah untuk mempertanggungjawabkan perbuatan anak-anak mereka.

“Orang tuanya menangis, mereka sangat menyesal melihat perilaku anaknya seperti itu,” ungkap Dedi.

Meski langkah disipliner sudah diambil, Dedi Mulyadi menawarkan perspektif berbeda. Menurutnya, memulangkan siswa ke rumah (skorsing) seringkali tidak efektif dalam mengubah perilaku jika tidak dibarengi dengan pola bimbingan yang tepat.

Ia menyarankan agar sekolah mengganti hukuman akademik tersebut dengan hukuman kerja sosial yang lebih berdampak pada mentalitas dan kerendahan hati siswa.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *