News

Kritik Pedas Kader PDIP Soal Pernyataan Jokowi Terkait Konflik Timur Tengah



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan Presiden Jokowi mengenai konflik di Timur Tengah menuai kritik tajam dari kader PDIP, Mohamad Guntur Romli. Ia menilai jika benar ada telepon dari Jokowi menanyakan kapan perang ini selesai, maka Presiden dianggap tidak memahami akar permasalahan yang sebenarnya terjadi di kawasan tersebut.

Menurut Guntur Romli, yang menyerang dalam konflik ini adalah Amerika Serikat dan Israel. Sementara itu, Arab Saudi yang dipimpin oleh Mohammed bin Salman (MBS) justru terjebak dalam konflik tersebut karena keberadaan pangkalan militer AS di wilayah Saudi yang membuatnya menjadi sasaran serangan Iran.

MBS dikatakan sangat pusing dan ingin perang ini segera berakhir karena bukan dia yang memulai konflik, melainkan ia hanya menjadi pihak yang terkena dampaknya.

Kritik Terhadap Sikap Jokowi

Guntur Romli menyayangkan jika benar Presiden Jokowi yang menelepon dan bertanya mengenai kapan perang ini selesai, karena menurutnya hal tersebut menunjukkan ketidaktahuan terhadap persoalan yang sedang berlangsung.

“Tiba-tiba ada telepon (kalau benar) dari orang yang tidak mengerti persoalan, hanya karena punya akses dan ingin pansos, ‘kapan perang ini selesai?'” katanya melalui akun media sosialnya, dikutip Minggu (5/4/2026).

Lebih lanjut, ia berharap agar jawaban dari MBS tidak marah, bahkan membalas dengan pertanyaan, “kapan Jokowi tunjukkan ijazahnya?” Pungkasnya dengan nada sindiran yang tajam.

Meluruskan Pernyataan

Sebelumnya, Jokowi menceritakan bahwa ia menelepon “kakaknya” di Uni Emirat Arab (UEA) untuk menanyakan kapan perang di Timur Tengah akan berakhir. Namun, ia justru menyebut nama MBS (Mohammed bin Salman), Putra Mahkota Arab Saudi, sebagai orang yang dihubunginya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *