News

Houthi Masuk Perang dan Serang Israel dari Yaman, Ancaman Blokade Ganda Selat Hormuz dan Bab al-Mandab



PORTALUTAMA.NET, ISLAMABAD – Eskalasi konflik bersenjata antara aliansi Amerika Serikat-Israel melawan Iran memasuki babak baru yang semakin mengkhawatirkan dengan keterlibatan aktif pasukan Houthi dari Yaman. Masuknya faksi militer yang menguasai wilayah terpadat di Yaman ini tidak hanya memperluas palagan pertempuran, tetapi juga menciptakan ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi global melalui potensi blokade ganda di dua titik nadi perdagangan dunia: Selat Hormuz dan Selat Bab al-Mandab.

Pasukan Houthi, yang merupakan sekutu strategis Teheran, mengonfirmasi telah meluncurkan serangan balistik ke titik-titik vital di jantung pertahanan Israel.

Mengutip laporan The Guardian pada Minggu (29/3/2026), milisi tersebut menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut hingga “agresi” di semua front berakhir. “Pasukan Houthi mengatakan pada Sabtu bahwa mereka telah meluncurkan serangkaian rudal balistik ke ‘lokasi militer Israel yang sensitif’ dan bahwa mereka akan melanjutkan operasi militer hingga ‘agresi’ berakhir di semua front,” tulis laporan tersebut.

Analisis intelijen menunjukkan bahwa upaya Washington untuk melumpuhkan kekuatan militer Iran sejauh ini belum mencapai target maksimal.

Meskipun AS mengklaim kemajuan signifikan, sumber intelijen yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa militer AS baru bisa memastikan kehancuran sekitar sepertiga dari total persenjataan rudal dan drone milik Iran. Hal ini terbukti dengan masih masifnya serangan balasan yang menyasar aset-aset AS di kawasan Teluk.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *