BusinessNews

Lewat Industri Gim, UniPin Dukung Sektor Ekonomi Kreatif Indonesia


UniPin melalui UniPin Gaming Pavilion berupaya menunjukkan industri gim memiliki potensi besar dalam mendukung sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Hal itu diwujudkan dengan menghadirkan pengalaman bermain gim di acara The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif pada tanggal 21–25 Oktober 2026 di MGP Space, SCBD, Jakarta.

General Manager Business Unipin Global mengatakan, UniPin berkolaborasi dengan Axioo Pongo menghadirkan beragam pilihan gim, dan hiburan dari Point Blank, Top Eleven, Asbak, Need For Seat, dan Catchplay+.

“Hal ini kami wujudkan melalui pengalaman bermain gim yang interaktif, edukasi mengenai perlindungan karya kreatif, serta pengembangan komunitas sebagai ruang untuk berkolaborasi dan menciptakan peluang baru,” kata Poeti dalam keterangan resminya pada Selasa (27/10).

Selain menyuguhkan permainan, kata Poeti, pihaknya berpartisipasi dalam diskusi yang membahas berbagai isu industri kreatif di Indonesia. Keterlibatan UniPin dalam WCCE 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus mendukung pertumbuhan industri kreatif di Indonesia.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, kata Poeti, UniPin berkomitmen menghadirkan ruang bagi komunitas, pencipta, dan pelaku industri untuk berkembang serta berkontribusi dalam ekonomi kreatif nasional.

Dalam sesi diskusi bertema Create It. Claim It. Slay It Senior Vice President Community & Media Networks UniPin Global Debora Imanuella menyoroti tentang perlindungan kekayaan intelektual, dan legalitas bisnis bagi pencipta.

Kemudian, Debora juga membahas tantangan gim Indonesia untuk bersaing secara global. Ada beberapa tantangan yang menjadi fokus utama yakni peningkatan kualitas, pemahaman kebutuhan pemain, penguatan pemasaran, distribusi, dan kolaborasi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *