PT Timah Dapat Fasilitas Kredit DHE-SDA Rp 4 T dari Bank Mandiri Berjangka Waktu 12 Bulan
PT Timah (Persero) Tbk mendapat fasilitas kredit talangan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE-SDA) sebesar Rp 4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas pendanaan berjangka 12 bulan itu akan digunakan untuk modal kerja DHE-SDA.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Timah Fina Eliani mengatakan, pembiayaan dari Bank Mandiri mencerminkan pengakuan pasar terhadap fundamental bisnis, dan perbaikan tata kelola perusahaan.
“Sinergi ini memacu PT Timah (Persero) Tbk untuk terus memberikan nilai tambah optimal dan berkelanjutan bagi para pemegang saham, rantai industri pertambangan nasional, serta seluruh pemangku kepentingan,” kata Fina dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Untuk PT Timah, kata Fina, fasilitas kredit secara langsung menopang 3 pilar strategi finansial dan koperasi bisnis. Adapun 3 pilar itu, pertama, optimalisasi biaya dana. Kedua, kelancaran siklus operasional tambang dan smelter. Ketiga, penguatan tata kelola dan kepatuhan regulasi.
Fasilitas kredit tersebut, kata Fina, bersifat revolving pada tingkat limit, dengan penarikan dana berbasis non-revolving bertempo 3-12 bulan. Dan ini disesuaikan dengan jatuh tempo instrumen DHE perseroan.
Selain itu, lanjut Fina, struktur pendanaan pun tanpa agunan aset khusus. Hal itu sekaligus menunjukkan profil kelayakan, dan kepercayaan institusi perbankan nasional terhadap integritas tata kelola Timah.
“Fasilitas pembiayaan ini memberikan manfaat strategis ganda: pertama, memastikan kepatuhan penuh terhadap ketentuan penempatan devisa ekspor nasional; kedua, menjaga ketersediaan modal kerja harian agar operasional penambangan, efisiensi rantai pasok, dan pemenuhan kontrak ekspor global tetap berjalan tanpa jeda likuiditas,” ujarnya.
