News

Sebut Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Uang Receh, Rocky Gerung Disemprot Iwan Piliang: Kalau Sudah jadi Pejabat Publik Bacot Lo Dijaga!



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, yang menyebut gaji pejabat publik sebesar Rp76,5 juta sebagai “uang receh” menuai kritik pedas. Pegiat media sosial Narliswandi Piliang alias Iwan Piliang mengingatkan Rocky untuk lebih bijak dalam menjaga lisannya setelah resmi memangku jabatan di lingkaran Istana.

Iwan menilai narasi meremehkan angka pendapatan pejabat publik dapat melukai perasaan masyarakat luas yang saat ini tengah berjuang secara ekonomi.

“Duit itu relatif. Kalau sdh jadi pejabat publik bacot lo dijaga RG. Tak usah bilang uang Rp 76 juta itu receh. Jaga bacot Rocky Gerung,” tegas Iwan Piliang melalui akun X pribadinya, dikutip Rabu (14/10/2026).

Iwan menambahkan bahwa sebagai figur yang kini berada di dalam struktur pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Rocky seharusnya tidak melontarkan pernyataan yang terkesan jumawa terkait nominal penghasilan dari uang rakyat.

“Uang relatif, kala kosong. koin dikorek. Kalau banyak kan cuma kertas buat diinjak: TOH LEMBARAN KERTAS DIBERI ANGKA,” ucapnya.

“Karena ente sdh jadi pejabat publik tak perlu berbacot Rp 76 juta receh. Warga rerata, pasti sakit hatinya membaca, mendengar, ihwal angka uang. Sebaiknya kalau ada pengkritik ente mangapa lbh oke,” pungkas Iwan.

Sebelumnya, Rocky Gerung menjadi sorotan publik usai memberikan tanggapan santai mengenai honorarium dan gaji dirinya sebagai anggota Wantimpres yang berkisar Rp76,5 juta per bulan. Rocky menepis tudingan bahwa keputusannya masuk ke dalam pemerintahan didasari oleh motivasi ekonomi atau sekadar mencari nafkah.

“Rp76,5 juta itu uang receh. Silakan ambil aja kalau ada yang mau,” ujar Rocky Gerung.

Rocky juga menegaskan bahwa penunjukan dirinya oleh Presiden Prabowo Murni didasarkan pada kapasitas intelektual serta keahlian akademik, tanpa mewakili aliansi atau kelompok politik mana pun.

“Saya diangkat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden karena kapasitas akademik dan itu diucapkan oleh presiden,” kata Rocky Gerung.

Ia memastikan posisinya di Wantimpres tidak diwakilkan untuk kepentingan golongan tertentu, baik ormas, partai politik, maupun kalangan purnawirawan.

“Jadi saya tidak mewakili umat beragama, tidak mewakili mereka yang suka ikut hobi saya panjat tebing, tidak mewakili partai putih, tidak mewakili kalangan purnawirawan, tidak mewakili mantan pejabat,” tuturnya.

Meskipun telah menjabat di dalam pemerintahan, Rocky mengklaim tetap mempertahankan independensi dan kebebasan berpikirnya di ruang publik, selama tidak membocorkan kerahasiaan saran strategis kepada presiden.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *