PSI Tak Gentar Threshold 7 Persen, Jokowi Bakal Ikut Keliling 38 Provinsi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai menyiapkan konsolidasi politik menghadapi Pemilu 2029. Sejumlah tokoh partai disebut akan turun langsung ke berbagai daerah untuk memperkuat struktur dan komunikasi politik hingga tingkat akar rumput.
Politisi PSI Bestari Barus mengatakan konsolidasi tersebut akan melibatkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Ahmad Ali, serta sejumlah tokoh lain yang bergabung dengan PSI.
Rencana itu disampaikan Bestari saat membahas kesiapan PSI menghadapi Pemilu 2029, termasuk wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 7 persen.
“Yang hari ini akan kami lakukan adalah ada Pak Jokowi, ada Pak Ahmad Ali, dan banyak tokoh-tokoh lain yang akan bergabung. Kami akan berputar ke seluruh wilayah 38 provinsi, ditambah ratusan kabupaten dan kota,” ungkap Bestari dalam podcast di channel YouTube Total Politik yang tayang Senin (28/9/2026).
Menurut Bestari, PSI tidak menjadikan wacana kenaikan parliamentary threshold sebagai alasan untuk mengurangi persiapan menghadapi Pemilu 2029. Partai justru menyiapkan konsolidasi dengan menggerakkan tokoh-tokohnya ke berbagai wilayah.
Bestari juga menilai bergabungnya Jokowi ke PSI memberikan dampak terhadap internal partai. Ia menyebut keberadaan mantan presiden tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat PSI tetap percaya diri menghadapi kemungkinan perubahan ambang batas parlemen.
“Efek dari Pak Jokowi yang sudah bergabung dengan PSI ini membawa dampak yang sangat luar biasa. Hal inilah yang kemudian membuat saya berani menyatakan bahwa kami tidak khawatir, bahkan dengan (wacana) 7 persen itu,” tegasnya.
PSI Siapkan Konsolidasi ke 38 Provinsi
Konsolidasi politik PSI akan dilakukan hingga tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Bestari menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mesin partai sekaligus memperkenalkan tokoh-tokoh PSI kepada masyarakat.
Selain Jokowi dan Ahmad Ali, sejumlah tokoh lain yang bergabung dengan PSI juga disebut akan ikut dalam agenda tersebut.
Langkah ini dilakukan di tengah pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Perubahan regulasi tersebut berpotensi memengaruhi sejumlah ketentuan dalam penyelenggaraan Pemilu 2029, termasuk format dan ambang batas politik.
Bagi PSI, persiapan menghadapi Pemilu 2029 tidak hanya bergantung pada aturan yang nantinya ditetapkan. Penguatan struktur organisasi dan komunikasi dengan masyarakat dinilai tetap menjadi bagian dari persiapan partai.
Bestari mengatakan elite PSI memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan mesin partai sekaligus memastikan tokoh-tokoh yang akan diusung semakin dikenal masyarakat.
Source link
