News

Kronologi Lengkap Polemik Ijazah Gibran: Riwayat Pendidikan, dari Medsos hingga Sengketa di MK



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memasuki babak baru. Persoalan yang semula ramai di media sosial kini berkembang menjadi sengketa hukum di sejumlah lembaga, termasuk Mahkamah Konstitusi.

Yang dipersoalkan bukan semata-mata keaslian ijazah perguruan tinggi Gibran. Sengketa terbaru lebih spesifik: apakah riwayat pendidikan menengah Gibran di luar negeri memenuhi syarat pendidikan bagi calon wakil presiden pada Pemilu 2024 dan apakah proses penyetaraannya oleh pemerintah pada 2019 telah sesuai prosedur.

Perkara tersebut kini tercatat di MK dengan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Setelah melewati pemeriksaan awal, MK melanjutkan perkara tersebut ke tahap pembuktian.

Berikut rangkaian polemik tersebut.

Riwayat Pendidikan Gibran

Berdasarkan riwayat pendidikan yang digunakan dalam berbagai dokumen pencalonannya, Gibran menempuh pendidikan dasar dan menengah di Solo sebelum melanjutkan sekolah ke Singapura dan Australia.

Gibran tercatat bersekolah di SD Negeri Mangkubumen Kidul 16 Solo pada 1993-1999. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Surakarta pada 1999-2002. Kepala sekolah SMPN 1 Surakarta juga pernah menegaskan bahwa Gibran merupakan alumnus sekolah tersebut dan telah lulus.

Setelah itu, Gibran bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002-2004.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di UTS Insearch, Sydney, Australia, pada 2004-2007. UTS Insearch merupakan lembaga yang menyediakan program persiapan sebelum pendidikan tinggi, bukan program sarjana di University of Technology Sydney.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Australia, Gibran melanjutkan pendidikan di Management Development Institute of Singapore (MDIS) pada 2007-2010. MDIS kemudian mengklarifikasi bahwa Gibran merupakan mahasiswa penuh waktu pada periode tersebut dan menyelesaikan program Advanced Diploma sebelum memperoleh gelar BSc Marketing dari University of Bradford melalui kemitraan dengan MDIS.

Persoalan pendidikan Gibran kemudian berkaitan dengan dua dokumen yang diterbitkan Kementerian Pendidikan pada Agustus 2019.

Pada 6 Agustus 2019, pemerintah menerbitkan surat keterangan mengenai kesetaraan pendidikan Grade 12 yang ditempuh Gibran di UTS Insearch pada 2006.

Dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam perdebatan mengenai status pendidikan menengah Gibran karena pendidikan Grade 12 tersebut dinyatakan setara dengan SMK peminatan Akuntansi dan Keuangan.

Dua hari kemudian, pada 8 Agustus 2019, diterbitkan surat keputusan penyetaraan terhadap ijazah BSc Marketing dari University of Bradford sebagai jenjang pendidikan S1.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *