Menteri PU Tinjau Sekolah Rakyat Sudiang Makassar: Insya Allah Lebih Bagus dari Sekolah Swasta

PORTALUTAMA.NET,MAKASSAR — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (23/9/2026).
Sekolah tersebut berada di Kawasan Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Sudiang, Jalan Pajjaiang, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Saat peninjauan, Dody dari mobilnya turun di gerbang utama. Kemudian berjalan kaki menyusuri fasilitas SRT 3 Sulsel yang dikerjakan PT Nindya Karya.
Mulanya, Dody meninjau area masjid. Kemudian ke lapangan upacara, lalu ke area mini soccer.
Setelahnya, Dody menuju ke area gedung asrama, dan lanjut melihat dapur serta kantin.
“Ini bagus. Bangunannya juga saya bisa bilang perfect bangunannya ya. Baguslah dibandingan penyedia jasa lainnyaya. Ini kerjanya Nindya Karya, Nindya Karya kalau bangunan nomor satulah. Enggak kaleng-kaleng kalau Nindya Karya,” kata Dody usai peninjauan.
Di kesempatan itu, Dody juga mengecek pengelolaan limbah. Terutama dari dapur minyak goreng.
“Limbahnya kan minyak goreng paling berat kan minyak goreng. Ada, tempatnya sudah ada. Nah, tinggal nanti kita ngatur secara berkala harus diambil itu limbahnya,” ucap Dody.
Dia mengatakan tiap Sekolah Rakyat yang dibangun di Indonesia kualitasnya berbeda. Bergantung pada pengerjaan penyedia saja konstruksi.
Meski begitu, dia menyebut secara umum bagus.
“Bagus, bagus, bagus. So far sih bagus ya. Tadi saya, saya tadi sempat ke Barru, memang kalau Barru masih agak tertinggal daripada sini kan,” ujarmya.
Walau secara kualitas pengerjaan tiap kontraktor berbeda, Dody bilang pihaknya mengusahakan agar tidak terlampau jomplang.
“Lain kontraktor, kualitasnya juga kualitasnya juga ada sedikit beda, tapi kita, kita upayakan maksimal enggak terlalu apa… perbedaan enggak terlalu drastislah antara satu, satu kontraktor dengan kontraktor lain, gitu,” jelasnya.
Sekolah Rakyat menurutnya bisa bersaing dengan kualitas swasta unggulan.
“Kalau dibandingkan dengan sekolah yang lain, mau disekolah swasta, boleh. Saya yakin ini sih bisa, insya Allah lebih baguslah,” imbuhnya.
Bahkan, kata dia, di Sekolah Rakyat, siswa dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari olahraga hingga penunjang pembelajaran.
“Di sini kan anak-anak juga diberikan apa, baju lengkap, gitu, terus even juga laptop kan. Makan tiga, tiga kali sehari plus dua kali snack,” terang Dody.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Abdul Malik Faisal mengatakan saat ini ada 13 Sekolah Rakyat di Sulsel. Sembilan SRT dan empat rintisan.
Tahun ini, akan ada tambahan tujuh unit. Masing-masing di Luwu Timur, Luwu, Enrekang, Pinrang, Pangkep, Selayar, dan Toraja Utara.
Source link
