Aksi Dirtek Java United yang Diduga Rasis ke Shin Tae-yong Dapat Kecaman

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Kecaman mulai berdatangan ke Direktur Teknik (Dirtek) Java United, Achmad Resal Octavian atas perkataannya ke pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong.
Adapun sosok Dirtek Java United, Achmad Resal Octavian diduga melakukan tindakan rasis ke Shin Tae-yong.
Karena viralnya aksi yang dilakukan itu, Achmad Resal Octavian kemudian mendapatkan kecaman dari berbagai pihak karena aksinya.
Salah satu kecaman datang dari akun media sosial X, Media Persija yang menyorot tajam dan mengecam tindakan ini.
Ia tegas mengatakan penolakan untuk segala hal atau bentuk ucapan yang bernada diskriminatif hingga rasis.
“Mengecam segala bentuk ucapan bernada diskriminatif yang bisa mengarah ke dugaan rasisme dari oknum staf kepelatihan Java United. Shame on you @java.utd 👊🏻,” tulis unggahan akun tersebut dikutip Selasa (22/9).
Kronologi
Sebelumnya, Direktur Teknik (Dirtek) Java United, Achmad Resal Octavian saat ini menjadi sorotan para pecinta sepak bola.
Sosok Achmad Resal Octavian jadi sorotan lantaran diduga melakukan tindakan ucapan rasis ke pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong.
Dalam potongan video yang viral di media sosial, ia tampak kesal dan langsung melontarkan kata-kata kurang mengenakan itu.
Aksi tidak terpuji tersebut diucapkan Resal di tengah pertandingan Persija Jakarta kontra Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Sabtu (19/9).
“Kamu di sini itu pendatang! Ini daerah saya,” teriak pria diduga Achmad Resal dalam video yang viral di sosial media itu.
Sejumlah pihak menilai pernyataan tersebut bernada xenofobik, meski konteks lengkap percakapan dalam potongan video yang beredar belum terlihat.
Sampai saat ini, belum ada keterangan lengkap soal konteks peristiwa bernada xenophobia tersebut.
Belum diketahui secara pasti apa yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa tersebut.
Pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027 tersebut dimenangkan Persija dengan skor 1-0. Gol kemenangan Persija dilesakkan Arlyansyah Abdulmanan. (Erfyansyah/fajar)
Source link
