Lini Belakang jadi Sorotan Utama Darije Kalezic saat usai Laga Hadapi Persita Tangerang

PORTALUTAMA.NET,PAREPARE — Lini belakang jadi bahan evaluasi dari pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic usai laga pekan ketiga kompetisi Super League 2026/2027.
Di laga ini, PSM Makassar yang berstatus sebagai tim tuan rumah harus kembali berbagi poin dengan tim tamu Persita Tangerang.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (19/9/2026) PSM Makassar imbang 2-2 menghadapi Persita Tangerang.
Dua gol dari Persita Tangerang lahir dari lesatan A.Andrejic di ment ke-17, kemudian gol dari Tyronne dimenit ke-74.
Sementara untuk dua gol balasan dari PSM Makassar lahir dari Ananda Raehan di menit ke-72 dan Stefan Jevtoski di menit ke-83.
Pelatih Darije Kalezic mengungkap ada beberapa kesalahan individual yang dilakukan pemainnya di lini belakang dan membuat lawan memanfaatkan hal tersebut.
Ia mengungkap PSM sebenarnya memulai pertandingan sesuai dengan rencana. Juku Eja mampu mengontrol permainan dan telah mengantisipasi skema serangan balik cepat yang menjadi salah satu kekuatan Persita.
“Kita memulai pertandingan dengan baik. Kita memulai pertandingan dengan cara yang kita inginkan, kita mengontrol permainan,” kata Darije dalam konferensi pers usai laga.
Kalezic mengatakan mengubah formasi untuk memberikan penjagaan khusus terhadap pemain nomor 7 Persita yang dinilainya sebagai salah satu elemen paling berbahaya dari sisi kiri serangan tim tamu.
Rencana tersebut tidak berjalan sempurna. PSM justru kecolongan dari situasi yang menurut Darije sebenarnya tidak terlalu membahayakan.
“Beralih dari yang tidak ada apa-apa, dari situasi yang sebenarnya tidak bisa membahayakan, kita kemasukan. Nomor 7 free sama sekali tanpa penjagaan dan kita membuat kesalahan individual yang sangat besar,” ujarnya.
Kemudian gol kedua yang diciptakan oleh lawan, kesalahan serupa kembali terjadi pada gol kedua Persita di babak kedua.
“Di babak kedua, gol kedua juga kita melakukan atau ada pemain melakukan hal yang tidak dilakukan di luar kesepakatan kita dan inilah yang terjadi,” jelasnya.
Pelatih asal Bosnia ini menyebut PSM masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki kesalahan individual yang berulang.
“Singkat kata, kita melakukan individual mistakes, kesalahan-kesalahan individual. Namun, kita masih tetap menunjukkan semangat juang pantang menyerah untuk melakukan comeback,” paparnya.
Posisi saat ini, dari tiga pertandingan awal Super League 2026/2027, PSM baru mengoleksi dua poin.
Juku Eja belum meraih kemenangan dan kini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara.
Meski hasil tersebut belum sesuai harapan, Darije melihat semangat juang pemain sebagai modal untuk melakukan pembenahan.
Source link
