Pernyataan Guru Besar IPB Soal Keracunan MBG, Iman Zanatul: MBG yang Beracun yang Disalahkan Guru

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pernyataan dari Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB sekaligus Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah mendapatkan sorotan.
Alasan pernyataan dari Hardinsyah mendapatkan sorotan karena dinilai menyalahkan guru dan sekolah dalam kasus keracunan massal siswa dalam program MBG.
Dalam sebuah diskusi bertajuk arena politik, Prof Hardiansyah menyebut, di sekolah harusnya ketat dalam masalah MBG. Apalagi kata dia, dalam program MBG juga ada porsi untuk guru.
“MBG itu kan ada porsi untuk guru. Guru cium dululah sebelum dicicip. Jangan dimakan, telepon SPPG, Pak ini aroma sudah tidak enak, ambil. Gitu kan,” kata Hardiansyah.
Kemudian saat ditanya apakah etis menyalahkan guru sementara hanya menerima, Hardinsyah menegaskan bahwa jelas salah.
“Kala SOP begitu, itu kan kelalaian menggunakan SOP. Karena apa, tidak ada yang ngawasin, tidak ada yang ngingetin,” jelasnya.
Pernyataan dari Prof Hardinsyah yang kemudian mendapat respon dan kritik tajam dari Kepala Bidang Advokasi Guru dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) sekaligus pengajar dan aktivis pendidikan, Iman Zanarul Haeri
Lewat salah satu cuitan di akun media sosial X pribadinya Iman Zanarul Haeri menyampaikan kritkannya soal pernyataan tersebut.
Salah satu pernyataan yang disoroti Iman adalah terkait pandangan yang menyebut keracunan MBG disebabkan kelalaian di sekolah. Karena guru tidak mencicipi MBG terlebih dahulu.
“Menurut Hardinsyah, keracunan MBG disebabkan kelalaian di sekolah,” tulis Iman Zanarul Haeri dikutip Minggu (13/9).
“Karena guru tidak mencicipi MBG terlebih dahulu,” sebutnya.
Bahkan, ia ingin bertemu langsung dan melakukan diskusi dengan Prof Hardinsyah terkait pernyataannya tersebut.
“Kalau ada yang bisa mempertemukan saya dengan beliau, debat terbuka dan live. Saya bersedia,” jelasnya.
Menurut Iman Zanarul Makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang justru beracun hanya saja yang disalahkan adalah guru.
Pernyataan dari Prof Hardinsyah yang kesannya lebih menyalahkan guru ini disebutnya sudah kurang baik.
“MBG yang beracun, lantas yang disalahkan gurunya. Ini sudah sangat keterlaluan,” paparnya.
“Mana anggarannya diambil, haknya diambil, jam ngajarnya di ambil, suruh bagiin pula, nyicipin juga. Keracunan, guru disalahkan juga,” terangnya.
Iman Zanatul pun mengungkap keinginan besarnya untuk bertemu langsung dengan Prof Hardiansyah untuk bisa berdiskusi terkait hal ini.
“Ayo, siapa yang bisa nemuin. Tantangan terbuka. Offline, saya mau liat mukanya langsung,” pungkasnya.
Source link
