News

Maruarar Sirait Cetuskan Ide Bangun Rumah di Atas Sungai, Tere Liye: Seriusan Menteri Prabowo Punya Kompetensi?



*PORTALUTAMA.NET, JAKARTA,— Ide Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait alias Ara, untuk membangun rumah di atas sungai guna mengatasi mahalnya harga tanah menuai kritik tajam dari publik. Salah satunya datang dari penulis kenamaan Tere Liye.

Kritik itu disampaikan Tere Liye melalui akun Facebook pribadinya, Sabtu (29/8/2026). Unggahan itu merespons pemberitaan berjudul ‘Harga Tanah Makin Mahal, Ara Punya Ide Bangun Rumah di Atas Sungai’.

“Bro, Bahkan saat ide ini keluar dari kepala elu, itu menunjukkan betapa kacaunya logika elu. Seriusan deh, menteri2 Prabowo ini punya kompetensi nggak?” tulis Tere Liye.

Penulis novel Bumi itu juga menyoroti pernyataan Ara yang disampaikan secara terbuka meski sadar berpotensi kontroversi.

“Fantastis, dia masih ngoceh juga padahal tahu itu bakal kontroversi, dia sampaikan secara terbuka. Otak elu itu digunakan dikit buat mikir. Ampun dah,” lanjut pria yang juga dikenal sebagai akuntan ini.

Di akhir unggahannya, Tere Liye bahkan menyindir dengan judul novel satir: “TERUSLAH BODOH MENTERI2, JANGAN PINTAR!”

Netizen Ramai Berkomentar Sarkas

Unggahan Tere Liye langsung viral. Hingga Sabtu sore, postingan itu sudah mendapat 415 reaksi, 97 komentar, dan 39 kali dibagikan.

Kolom komentar pun dipenuhi respons bernada sarkas dari netizen.

“Saya dapat laporan kalau di atas sungai bisa dibangun perumahan, saya kira bagus nanti segera bangun perumahan di atas sungai sebanyak-banyaknya,” tulis akun Alamshah Alam yang mendapat 46 reaksi.

Akun lain ikut menimpali dengan candaan. “Karena takut terdampak banjir lebih aman bikin rumah di atas awan,” tulis Rari Dropnshop.

“Sangat brilian idenya đŸ˜‚ lebih jenius jika bangun rumah dalam Gorong gorong,” komentar Wakhyu Ajak.

“Paling bagus bangun rumah di atas awan kalau enggak di atas laut aja đŸ˜‚” timpal Yandi Tofus.

Latar Belakang Ide

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melontarkan wacana terobosan untuk mengatasi keterbatasan lahan dan melambungnya harga tanah.

Kementerian PKP kini tengah mengkaji kemungkinan pembangunan hunian vertikal di atas aliran sungai atau kali.

Konsep yang sedang digodok berupa bangunan tiga hingga empat lantai berstruktur baja tanpa penggunaan lift, yang memanfaatkan ruang di atas permukaan sungai.

“Tolong doakan bagaimana ada terobosan. Bagaimana suatu saat ada terobosan misalnya mulai berpikir membangun rumah tiga atau empat lantai dengan baja tidak perlu lift tapi di atas sungai-sungai atau kali-kali yang ada. Mungkin sekarang banyak yang bilang tidak mungkin atau mustahil, tapi karena tanah makin mahal saya lihat ada kali banyak,” ujar Maruarar, dikutip fajar.co.id, Sabtu (29/8/2026).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *