News

Aksi Tanggap Darurat: 81 Ton Bantuan Disiapkan untuk Penyintas Gempa di NTT


PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Dahsyatnya efek Gempa Bumi M 7,7 yang berpusat di lepas pantai Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, meluluh-lantahkan sejumlah wilayah. Ribuan rumah warga, dan sarana prasarana umum hingga tempat ibadah hancur. Masyarakat terdampak gempa mulai membutuhkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

Merespon cepat kondisi tersebut, Dompet Dhuafa memberangkatkan relawan berikan bantuan logistik melalui jalur laut dan darat ke sejumlah titik terdampak dengan target 81 Ton bantuan secara berkala.

Pada selasa 18/08/2026 operasi pencarian dan pertolongan serta respon darurat masih berlangsung, juga sejumlah akses jalan nasional masih mengalami hambatan dari longsoran tebing di sejumlah wilayah. Untuk kebutuhan akan listrik dan komunikasi saat ini masih belum pulih total di sejumlah banyak titik bencana. Distribusi bahan bantuan ini terus dilakukan ke pelosok wilayah khususnya perbukitan. Pada kesempatan ini Dompet Dhuafa melepas pemberangkatan bantuan dari Bajo menggunakan kapal cepat dan Ende dengan truk. Total bantuan yang diberangkatkan dan didistribusikan sekitar 9 ton ditahap awal ini. Acara pelepasan bantuan dipimpin oleh Pak Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika secara daring dari Jakarta.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa membagi pos bantuan dalam beberapa titik lokasi, titik pos induk berada di Nagekeo (Mbay), titik pos Aju di Labuhan Bajo sementara pos bantuan baik logistik dan kesehatan berada di wilayah Nagekeo, Reok, Ruteng, Ronting, Maumere, Wera dan Rota.

Hingga saat ini Dompet Dhuafa telah menyalurkan dan memberikan bantuan layanan untuk 3.094 jiwa penerima manfaat dalam bentuk pendistribusian logistik sebanyak 1.264 jiwa, 1.560 jiwa penerima makanan, 105 jiwa penerima layanan kesehatan, 15 jiwa penerima psychological first aid hingga 150 jiwa telah dievakuasi.(*)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *