BSE Kabarnya Hilang, Ferry Koto: Siswa dan Orang Tua Kaget Padahal Ini Sudah Lama Jadi Rujukan

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Ferry Koto mengungkap hal menarik terkait Buku Sekolah Elektronik (BSE).
Ferry Koto mengungkap terkait Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang memang sudah familiar untuk para siswa dan orang tuanya.
Diketahui, BSE khususnya di SIBI yang kabarnya hilang dalam bentuk Pdf-nya. Ini yang membuat siswa dan para orang tua kaget.
Padahal, sebelum Ferry Koto sempat memberikan cuitan di Threads pribadinya dan banyak yang mengaku sudah familiar dengan BSE ini.
“Ternyata di threads lebih banyak yang paham dan sudah familiar dengan Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang ada di SIBI, di banding di X (twitter),” tulis Ferry Koto.
“Setelah saya tulis threads hilangnya seluruh Pdf, juga buku audio dan interaktif di SIBI, responsnya jauh lebih cepat di threads,” tuturnya.
Terkait hilangnya Buku Sekolah Elektronik (BSE) termasuk Pdf serta buku audionya tentu membuat orang kaget.
Alasannya jelas, karena memang SIBI ini adalah rujukan utama buku sekolah saat ini. Bahkan sudah hadir jadi rujukan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Banyak ibu2 dan siswa kaget, karena memang SIBI ini adalah jujukan utama buku sekolah saat ini. Yang dibuat sejak era Presiden SBY yang berganti2 istilah penamaan saja (sekarang SIBI),” jelasnya.
Dengan hilangnya Buku Sekolah Elektronik (BSE) banyak pihak-pihak yang dirugikan tentunya.
Contoh besarnya adalah anak atau siswa homeschooling yang disebut sering memanfaatkan dan jadi pegangan pembelajarannya.
“Anak2 Homeschooling selalu memanfaatkan BSE ini untuk pegangan mereka,” ujarnya.
Belum lagi soal sekolah yang belum memiliki buku-buku tertentu, biasanya memanfaatkan SIBI ini. Banyak manfaat lainnya salah pemanfaatan dana BOS.
“Sekolah yg belum ada buku tertentu, atau kurang, biasanya memanfaatkan SIBI ini untuk dowload,” terangnya.
“Termasuk jika ada revisi-revisi kecil, tanpa perlu beli Buku, sehingga dana BOS bisa digunakan sekolah untuk hal lain yang lebih bermanfaat buat sekolah,” pungkasnya. (Erfyansyah/fajar)
Source link
