PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jantung Ibu Kota, Pasokan Listrik Andal Siap Dukung Operasional SPKLU iGreen+ Pos Bloc
Jakarta, 14 Juli 2026 – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Menteng terus memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Jakarta Pusat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keberhasilan penyalaan (energize) penyambungan baru berdaya *865.000 VA* untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PT Niscala Energi Indonesia (iGreen+) yang berlokasi di Pos Bloc Jakarta.
Penyambungan listrik tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan operasional SPKLU yang berada di salah satu kawasan publik dan destinasi kreatif di pusat Ibu Kota. Dengan pasokan listrik yang andal dari PLN, SPKLU iGreen+ diproyeksikan mulai melayani masyarakat pada minggu ketiga Juli 2026 setelah seluruh tahapan pengujian teknis selesai dilaksanakan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, *Moch. Andy Adchaminoerdin*, menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal merupakan fondasi penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendukung target transisi energi nasional.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga membangun fondasi bagi tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Jakarta. Penyalaan daya untuk SPKLU iGreen+ Pos Bloc merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang siap mendukung mobilitas rendah emisi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik,” ujar Andy.
Andy menambahkan, kolaborasi antara PLN dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam memperluas jaringan SPKLU sehingga masyarakat semakin mudah mengakses layanan pengisian kendaraan listrik di berbagai lokasi strategis.
“Kami terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kendaraan listrik. Semakin luas jaringan SPKLU yang tersedia, semakin besar pula kontribusi kita dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan,” tambah Andy.

Manager PLN UP3 Menteng Robin Septavyn (kanan) berkoordinasi dengan Director of Site Design and Permission Dept iGreen+, Gilang Arif (tengah), terkait penyediaan pasokan listrik berdaya 865.000 VA untuk SPKLU iGreen+ di Pos Bloc Jakarta.
Manager PLN UP3 Menteng, Robin Septavyn, menjelaskan bahwa keberhasilan penyambungan baru tersebut merupakan hasil sinergi yang baik antara PLN dan mitra dalam memastikan kebutuhan kelistrikan bagi infrastruktur kendaraan listrik dapat dipenuhi tepat waktu.
“PLN berkomitmen memberikan layanan kelistrikan yang cepat, andal, dan berkualitas bagi setiap pelanggan, termasuk pelaku usaha yang mengembangkan ekosistem kendaraan listrik. Kami berharap keberadaan SPKLU iGreen+ di Pos Bloc dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat penggunaan kendaraan listrik di Jakarta,” ujar Robin.
Sementara itu, Director of Site Design and Permission Dept iGreen+, Gilang Arif, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam menghadirkan pasokan listrik bagi SPKLU di Pos Bloc.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Menteng atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan selama proses penyediaan pasokan listrik. Kehadiran SPKLU ini diharapkan semakin memperluas akses pengisian kendaraan listrik dan mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta maupun Indonesia,” ujar Gilang.
Hingga saat ini, wilayah kerja PLN UP3 Menteng telah didukung oleh *80 unit SPKLU* yang tersebar di berbagai titik strategis. Penambahan SPKLU iGreen+ di Pos Bloc semakin memperkuat jaringan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Jakarta Pusat serta menjadi wujud nyata sinergi antara PLN dan sektor swasta dalam mendukung percepatan transisi energi.
Melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan perluasan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, PLN terus mempertegas perannya sebagai penggerak transisi energi nasional. Kehadiran infrastruktur kelistrikan yang siap mendukung kendaraan listrik diharapkan mampu mempercepat terciptanya ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan, modern, dan berkelanjutan di Indonesia.
