Polda Sulsel Periksa 25 Saksi Terkait Dugaan Kelalaian Tenggelamnya KM Nurul Salsa

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Polda Sulsel terus mendalami dugaan kelalaian yang diduga menjadi penyebab tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar.
Hingga kini, penyidik telah meminta keterangan dari 25 orang saksi dalam tahap penyelidikan.
Meski jumlah saksi terus bertambah, polisi mengakui proses penanganan perkara belum dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan karena masih menunggu kondisi sejumlah saksi yang juga merupakan korban selamat.
Korban Selamat Masih Dalam Pemulihan
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi masih terus berlangsung.
Namun, sebagian saksi belum bisa dimintai keterangan secara maksimal lantaran masih menjalani pemulihan pascakecelakaan.
“Masih penyelidikan, jadi kendalanya saya kira karena sebagian saksi ada korban kecelakaan,” ujar Didik kepada awak media, Jumat (24/7/2026).
Dijelaskan Didik, penyidik memberikan waktu kepada para korban untuk memulihkan kondisi fisik maupun psikologis sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Jadi kita menunggu proses penyembuhan mereka, baik secara fisik, dan mental,” ucapnya.
Target Penyidikan Secepatnya
Didik memastikan penyidik berupaya mempercepat proses penanganan perkara agar dapat segera naik ke tahap penyidikan apabila seluruh rangkaian penyelidikan telah rampung.
Saat ini, jumlah saksi yang telah diperiksa mencapai 25 orang.
“Target secepatnya (penyidikan) kita upayakan, sekarang saksi ada 25 orang,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Polisi menemukan manifes kapal hanya mencatat 45 orang, sedangkan pendataan terakhir menunjukkan 76 penumpang dan awak berada di atas kapal.
Hal ini dipastikan, sedikitnya 33 orang berlayar tanpa tercantum dalam daftar resmi keberangkatan.
Polda Sulsel menduga terjadi kelebihan muatan sekaligus manipulasi data sebelum kapal bertolak dari Pulau Jampea.
Data Korban Terakhir
Berdasarkan hasil validasi bersama Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan KSOP, jumlah penumpang atau Person on Board (POB) KM Nurul Salsa ditetapkan sebanyak 76 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 orang ditemukan selamat, empat korban ditemukan meninggal dunia, sementara 14 lainnya masih dinyatakan hilang.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penghentian operasi merupakan hasil kesepakatan bersama setelah seluruh tahapan pencarian dijalankan sesuai prosedur.
“Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama Tim SAR Gabungan, pemerintah daerah, dan perwakilan keluarga korban,” ujar Sultan kepada awak media, Jumat malam.
Source link
