Serangan Telak Amien Rais Tanggapi Jokowi Ngaku Berani Buka Ijazah di Sidang

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali menyoroti polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menjadi bagian dari perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Dalam pernyataannya, Amien membahas kemungkinan Jokowi hadir secara langsung dalam persidangan. Menurut dia, kehadiran mantan presiden tersebut akan menjadi momentum penting untuk menjawab berbagai tudingan yang berkembang di ruang publik.
Mantan Ketua MPR RI ini berpendapat, apabila Jokowi datang ke persidangan dan menunjukkan dokumen pendidikan yang dipersoalkan, hal itu dapat memengaruhi penilaian masyarakat terhadap dirinya.
“Saya beberapa hari lalu bilang, luar biasa kalau Jokowi berani datang. Kalau betul-betul berani datang ke persidangan itu, image atau citra Jokowi sebagai begajul banci, penakut, dan pengecut langsung sirna,” ujar Amien, dikutip Fajar.co.id, Kamis (9/7/2026).
Ia kemudian menambahkan bahwa gambaran tersebut merupakan harapannya apabila Jokowi benar-benar hadir dan membawa dokumen pendidikan yang dimaksud.
Namun demikian, Amien mengaku tidak meyakini Jokowi akan menunjukkan ijazah yang selama ini menjadi polemik.
Dalam keterangannya, ia kembali menyampaikan kritik terhadap Jokowi, termasuk menyebutnya dengan sejumlah istilah bernada keras. Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Amien dan belum disertai pembuktian di pengadilan.
Amien juga menyinggung aksi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang mendatangi kediaman Jokowi pada April 2025 untuk meminta agar ijazah asli diperlihatkan kepada publik.
Ia mengklaim memiliki rekaman peristiwa tersebut dan menyatakan siap menunjukkannya apabila diminta oleh majelis hakim.
Selain itu, Amien mengingatkan kembali kritik yang pernah disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) pada 2021 yang menyematkan istilah “King of Lip Service” kepada Jokowi.
Menurut Amien, polemik mengenai ijazah juga akan berdampak terhadap peluang politik putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, pada kontestasi politik 2029.
Ia menilai peluang tersebut tidak akan mudah terwujud dan mengibaratkannya dengan tokoh Bilung dalam pewayangan yang merupakan pengikut Togok.
Di akhir pernyataannya, Amien mengajak masyarakat terus mengikuti perkembangan perkara tersebut. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap tindakan zalim pada akhirnya akan memperoleh konsekuensi.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan dari pihak Jokowi terkait pernyataan terbaru Amien Rais tersebut.
Source link
