PSM Makassar Tambah Satu Sengketa di FIFA Registration Bans, Bagaimana Pergerakan di Bursa Transfer?

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Kabar kurang mengenakkan kembali harus dihadapi oleh salah satu tim Super League, PSM Makassar.
Terkait kabar kurang mengenakan yang didapatkan oleh tim PSM Makassar, ini kembali berkaitan soal FIFA Registration Bans atau Banned FIFA.
PSM sebelumnya memang sudah masuk daftar banned FIFA ini dengan satu sengketa yang harus diselesaikan lebih dulu sebelumnya musim kompetisi 2026/2027 mendatang.
Bukannya berkurang, tim berjuluk Juku Eja ini justru kembali menambah sengketa yang harus mereka selesaikan sebelum Super League 2026/2027 berlangsung.
Daftar klub yang masuk daftar ini dipastikan terhalang untuk aktif di bursa transfer seperti mendaftarkan pemain barunya karena terkait masalah FIFA Registration Bans atau Banned FIFA.
Per-hari Kamis (9/7/2026), nama tim PSM Makassar awalnya terdaftar dengan satu sengketa. Namun mendadak permasalahan ini bertambah muncul sengketa baru.
Untuk sanksi pertama, PSM Makassar mendapatkan sanksi Banned dari FIFA pada tanggal 22 Mei 2026 lalu.
Dan untuk sanksi atau sengketa kedua diberikan ke skuad asuhan pelatih baru, Darije Kalezic ini pada tanggal (7/7/2026).
Ini tentunya jadi PR besar yang harus segera diselesaikan dan jadi prioritas oleh manajemen tim PSM Makassar.
Komitmen Manajemen PSM Makassar Selesaikan Masalah Sanksi
Terkait sanksi ini, manajemen PSM Makassar melalui Media Officer Sulaiman Abdul Karim menyampaikan komitmen penuh tim.
Pria yang akrab disapa Sule itu mengatakan soal sanksi sudah pastinya akan diselesaikan oleh manajemen tim PSM.
Hanya saja, untuk penyelesaian masalah ini hanya menunggu waktu yang tepat. Dan manajemen disebutnya sudah punya rencana dan timeline untuk persiapan tim menyambut Super League 2026/2027.
Mulai dari perekrutan tim pelatih, medis, official bahkan sampai perekrutan pemain disebut Sule sudah ada perencanaannya tersendiri.
“Untuk persoalan FIFA ban pasti akan kami selesaikan. Persoalan timing saja. Kami ada timeline yang sudah kami susun untuk persiapan tim,” katanya kepada Fajar.co.id, Minggu (28/6) lalu.
“Mulai dari perekrutan tim pelatih, staff medis, pemain dan official,” sambungnya.
“Setelah itu persiapan latihan hingga endingnya adalah siap berkompetisi. Ada prioritas-priorotas,” ungkapnya.
Nama tim yang masuk dalam daftar tersebut untuk sementara dan bisa dipastikan pergerakannya masih terbatas di bursa transfer.
Alasannya jelas, karena tim yang dijatuhi hukuman FIFA Registrations Bans untuk sementara dilarang mendaftarkan pemain baru karena berbagai pelanggaran.
Hukuman itu diberikan FIFA sebagai federasi tertinggi sepakbola karena adanya perselisihan keuangan hingga pelanggaran peraturan. (Erfyansyah/fajar)
Source link
