Bintang Baru Meksiko Julián Quiñones, Pemain Naturalisasi yang Kurang Terkenal dan Berkarier di Arab Saudi

PORTALUTAMA.NET — Penyerang Timnas Meksiko, Julián Quiñones menjadi sosok yang segera menjadi bintang baru di Piala Dunia 2026, berkat kesuksesannya mencetak gol pertama di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Penyerang berusia 29 tahun itu mencetak gol cepat pada saat laga baru berjalan 9 menit.
Lantas Siapa Julián Quiñones?
Quiñones lahir di Kolombia, dan mewakili negara itu sebagai pemain U-20 sebanyak 13 kali. Ia pindah ke Meksiko pada tahun 2016 setelah direkrut oleh Tigres UANL, dan menghabiskan delapan tahun berikutnya di negara tersebut.
Setelah dua musim yang gemilang bersama klub Liga MX Atlas, di mana ia mencetak 36 gol dalam 86 pertandingan, ia menerima panggilan dari Kolombia. Namun, tawaran dari negaranya itu ditolak. Dan ia berkata: “Tidak, terima kasih.”
Sebaliknya, ia beralih kesetiaan ke tanah air angkatnya, dan setelah melalui proses naturalisasi, mulai bermain untuk El Tri. Ia telah mencatatkan 22 penampilan sebelum menjadi starter dalam salah satu pertandingan terbesar bagi Meksiko dalam satu generasi, dan ia menunjukkan performa yang luar biasa.
Menurut laporan koresponden Hooligan Soccer di Meksiko, Alejandro Orellana, dia menggambarkan Quiñones sebagai pemain terbaik Meksiko dan seorang pemain sayap di masa jayanya.
Meskipun awal kariernya diharapkan oleh mereka yang mengikuti El Tri, ia kurang dikenal dibandingkan bintang-bintang lainnya. Lagipula, ia bermain di luar negeri di Arab Saudi untuk Al-Qadsiah (bukan salah satu klub besar mereka).
Namun ketidakterkenalannya itu dipastikan akan berubah total setelah aksinya hari ini.
Pada menit ke-9, menerima bola dari kesalahan yang dilakukan pemain Afrika Selatan, Sithole. Bola tersebut kemudian menjadi penguasaan Quiñones dan melepaskan tembakan yang mengenai kiper Ronwen Williams yang berada dalam posisi melebar, melewati kakinya dan masuk ke gawang.
Pada menit ke-42, Quiñones sekali lagi melakukan percobaan dengan melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang, hanya beberapa sentimeter dari gol keduanya.
Di babak kedua, umpannya kepada Roberto Alvarado dan larinya ke dalam kotak penalti membuka ruang bagi Raúl Jímenez, yang menyundul umpan silang Alvarado untuk memberi Meksiko keunggulan dua gol.
Berkat aksinya itu, dia dinilai pantas mendapatkan penghargaan pemain terbaik pertandingan, dan mencetak beberapa statistik luar biasa dalam 79 menit di lapangan.
Ia memimpin Meksiko dalam jumlah tembakan (5), dribel sukses (5) dan memiliki akurasi umpan 83 persen. (fajar)
Source link
