News

Gerakan Nasional Migran Aman Diluncurkan, Menteri P2MI: PMI Harus Dilindungi dari Hulu hingga Hilir



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman.

Menurut Mukhtarudin, kehadiran negara tidak boleh berhenti pada regulasi semata, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pekerja migran beserta keluarganya.

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin saat peluncuran Gerakan Nasional Migran Aman di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (18/5/2026).

“Melalui gerakan ini kita melindungi pekerja migran Indonesia dan menjaga martabat anak bangsa di seluruh dunia,” ujar Mukhtarudin dalam keterangannya.

Negara Harus Hadir Lindungi PMI

Mukhtarudin menjelaskan, Gerakan Nasional Migran Aman bukan sekadar agenda formal kelembagaan. Program tersebut dirancang untuk memperkuat perlindungan pekerja migran mulai dari proses keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Kami harap ini bukan hanya menjadi agenda kelembagaan, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang kita layani,” katanya.

Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut diikuti secara daring oleh kepala balai di 23 provinsi serta sejumlah pemerintah daerah dan gubernur, termasuk perwakilan dari Sulawesi Selatan.

Mukhtarudin juga menyinggung pembentukan Kementerian P2MI oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk transformasi kelembagaan dalam perlindungan pekerja migran.

“Bapak Presiden Prabowo membentuk Kementerian KP2MI sebagai transformasi dari yang sebelumnya badan operator menjadi kementerian dengan fungsi operator sekaligus regulator,” jelasnya.

Ia menyebut transformasi tersebut diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 90 Tahun 2024.

Presiden Prabowo Beri Arahan Khusus

Mukhtarudin mengatakan, Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas perlindungan PMI.

“Presiden memberikan arahan kepada kami agar meningkatkan kualitas perlindungan bagi pekerja migran. Baik sebelum mereka bekerja, selama bekerja, maupun setelah mereka bekerja,” ungkapnya.

Selain perlindungan, pemerintah juga diarahkan untuk meningkatkan penempatan PMI yang memiliki keterampilan menengah hingga tinggi.

“Dan mengoptimalkan penempatan pekerja migran Indonesia yang terampil medium dan high skill,” lanjutnya.

PMI Disebut Pahlawan Ekonomi Keluarga

Mukhtarudin menegaskan, PMI bukan sekadar angka statistik, melainkan pejuang ekonomi keluarga yang bekerja keras di negeri orang demi masa depan yang lebih baik.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *