News

Dian Sandi PSI Serang Balik Amien Rais soal Seskab Teddy: Tepat yang Disampaikan Almarhum Gus Dur



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan tokoh senior, Amien Rais, yang menyinggung Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, memantik reaksi dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Juru Bicara PSI, Dian Sandi Utama. Respons tersebut menambah panas polemik yang sebelumnya sudah ramai diperbincangkan di ruang publik.

Dian Sandi menyampaikan kritik menohok terhadap pernyataan Amien Rais. Ia bahkan menyinggung soal sikap dan pernyataan tokoh senior tersebut.

“Saya akan terus belajar politik namun doa saya, semoga masa tua saya tidak seperti Pak Amien Rais. Aamiin,” ujar Dian dikutip fajar.co.id, Kamis (3/5/2026).

Ia juga menyebut ketokohan Amien Rais telah mengalami penurunan. “Ketokohannya sudah habis terkuras dengan pernyataannya kemarin,” tukasnya.

Tidak hanya itu, Dian Sandi turut mengutip pernyataan mendiang KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

“Hari ini barangkali lebih tepat seperti yang disampaikan almarhum Gus Dur, gelandangan Politik!,” ucapnya.

Pernyataan Amien Rais Jadi Pemicu

Sebelumnya, Amien Rais melalui akun YouTube pribadinya menyampaikan pandangan terkait kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Teddy.

“Berdasarkan pendapat dan opini masyarakat yang bisa kita pantau, ternyata Teddy itu seorang gay,” ucap Amien Rais.

Ia juga menyinggung relasi keduanya dalam konteks pemerintahan. “Dua tokoh ini bukan saja akrab dalam hubungan kerja, yang satu sebagai Presiden, dan yang lainnya Sekretaris Kabinet,” bebernya.

Tidak berhenti di situ, Amien Rais turut mengaitkan isu tersebut dengan aspek moralitas.

“Saya usulkan, Bapak Prabowo secara kesatria, tegas dan meyakinkan, melepaskan diri dari lendotannya si Teddy. Ini keliru, karena moralitas dan akhlak itu sangat penting,” jelasnya.

Ia juga mengaku merasa tidak nyaman membahas isu tersebut, namun tetap menyampaikan kekhawatirannya.

“Sesungguhnya saya ikut malu, membicarakan kedua orang ini. Saya khawatir, pemerintahan Prabowo, bubar di tengah jalan,” kuncinya. (Muhsin/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *