Lapak Baca Gratis di Gowa, Gerakan Nyata Budaya Membaca di Ruang Terbuka

Fajar.co.id, Gowa — Suasana teduh dan damai di sekitar danau Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa pada Sabtu sore (4/4/2026) berubah menjadi ruang literasi terbuka yang hangat dan hidup.
Hamparan buku di atas tikar, angin sepoi-sepoi, dan cahaya matahari senja menciptakan pengalaman membaca yang berbeda—lebih santai, lebih dekat, dan lebih bermakna.
Kegiatan lapak baca gratis ini diinisiasi oleh Gowa Book Party bekerjasama dengan PW Forum TBM Sulawesi Selatan dan IPM Gowa, serta melibatkan para pegiat literasi.
Sekitar 20-an peserta hadir, mulai dari komunitas hingga masyarakat umum yang tengah beraktivitas di ruang terbuka hijau tersebut.
Tak hanya membaca, peserta juga terlibat dalam diskusi ringan dan berbagi pengalaman literasi. Suasana yang cair dan alami membuat kegiatan ini terasa inklusif—siapa pun bisa datang, duduk, dan menikmati buku.
Perwakilan dari Gowa Book Party, Mujadilah, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut.
Dia mengatakan bahwa kegiatan lapak baca ini terasa seru dan suasana yang tercipta sangat mendukung aktivitas membaca di ruang terbuka.
Sementara itu, Asrianto dari IPM Gowa menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan kegiatan literasi seperti ini.
Menurutnya, literasi perlu dirawat secara konsisten agar mampu melahirkan generasi yang terdidik dan berwawasan luas.
Pandangan menarik juga disampaikan oleh Firdaus, pegiat literasi asal Bajeng. Ia menegaskan bahwa literasi tidak boleh berhenti pada simbol atau wacana semata.
“Membaca dan membagi bacaan tanpa implementasi hanya sebuah wacana. Kita butuh MBG, yaitu membaca buku gratis,” ujarnya.
Source link
