News

Imbas Skandal Kamar Mewah Lapas Cibinong, Dirjen PAS Mashudi Resmi Mengundurkan Diri



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Mashudi, resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral usai mencuatnya temuan fasilitas kamar mewah dan berbagai kejanggalan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas, Akbar Hadi, membenarkan pengunduran diri pimpinan Ditjen PAS tersebut. Ia menegaskan, proses administrasi sedang berjalan dan tidak akan mengganggu pelayanan publik di instansinya.

“Hari ini Bapak Menteri Imipas telah menerima surat pengunduran diri Bapak Mashudi sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas fungsi pemasyarakatan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Akbar melalui keterangan tertulis, Kamis (1/10/2026).

Sempat Diperiksa DPR dan Buka Suara Soal Temuan Ombudsman
Sebelum menyatakan mundur, Mashudi sempat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi XIII DPR RI pada Senin (28/9/2026) untuk memaparkan hasil pemeriksaan tim gabungan atas temuan Ombudsman RI di Lapas Cibinong.

Dalam rapat tersebut, Mashudi memberikan klarifikasi atas sejumlah temuan yang menjadi sorotan publik:

Miras dan Barang Mewah di Rumah Dinas: Dari 16 unit rumah dinas/mess, 13 unit di antaranya tidak terdaftar dalam SIMAK BMN karena berdiri di bantaran Sungai Ciliwung. Terkait ditemukannya perabotan mewah, TV, sofa, spring bed, kulkas, serta 3 botol wiski dan 1 botol bir, diklaim sebagai barang pribadi Kepala Satuan Keamanan dan Ketertiban (Kasat Kamtib).

Foto Warga Binaan: Foto warga binaan atas nama Jimmy Masrin yang sempat viral disebut sebagai barang hasil sitaan razia petugas sebelumnya.

Bangunan Kontainer di Area SAE: Bangunan yang menyerupai penginapan kontainer diklarifikasi sebagai kantor operasional penggemukan sapi yang dibiayai APBN 2026, sedangkan mess pegawai dibangun menggunakan APBN 2017.

Isu Simulator Golf: Area yang diisukan sebagai simulator golf diluruskan sebagai fasilitas ruang loker yang sedang dipersiapkan, sementara area parkir khusus merupakan lokasi cadangan saat lahan utama penuh.

Meski telah memberikan berbagai penjelasan dan klarifikasi di DPR, tekanan publik terkait dugaan keistimewaan fasilitas di Lapas Cibinong terus menguat hingga akhirnya berujung pada keputusan mundurnya Mashudi dari kursi Dirjen PAS. (fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *