Usai Peristiwa Pembacokan Ojol, Lahan Pakir Liar di Jalan Mawas Bakal Dijadikan Taman

PORTALUTAMA.NET,MAKASSAR — Lahan parkir liar di Jalan Mawas, Kecamatan Mamajang, Makassar bakal dijadikan taman.
Hal tersebut diungkapkan Camat Mamajang M Rizal ZR. Pascainsiden yang melibatkan seorang juru parkir (jukir) dan pengemudi ojek online (ojol) beberapa waktu lalu.
Rizal mengatakan hal tersebut bagian dari sterilisasi. Agar kendaraan untuk parkir di bahu Jalan Mawas.
“Terkait dengan kejadian beberapa hari lalu tentang ojol yang ditikam atau dibacok oleh juru parkir, kami bersama Tripika, Pak Kapolsek dan Pak Danramil, sejak malam itu sudah melakukan tindakan untuk mensterilkan area parkir di Jalan Mawas,” kata Rizal, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, pengawasan kemudian dilanjutkan bersama unsur RT/RW, BKO Satpol PP, serta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memastikan kawasan tersebut tetap steril.
Rizal menegaskan, sterilisasi Jalan Mawas akan diberlakukan secara permanen. Tidak boleh lagi terdapat parkir kendaraan di bahu jalan maupun aktivitas jukir yang mengarahkan kendaraan untuk menggunakan badan jalan sebagai lokasi parkir.
“Insya Allah ini mudah-mudahan seterusnya, sterilisasi permanen. Tidak ada lagi parkir di bahu jalan (sekitar jalan Mawas),” tegasnya.
Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan, jajaran Kecamatan Mamajang melakukan pemantauan rutin setiap hari. Pengawasan dilakukan bersama BKO Satpol PP dan Kasi Trantib, mulai pagi hingga malam hari.
“Setiap hari kami keliling bersama BKO Satpol PP dengan Kasi Trantib. Pukul 08.00 kami keliling, kemudian pukul 13.00 kami keliling lagi. Sampai malam,” jelasnya.
Sebagai bagian dari solusi, Kecamatan Mamajang bersama manajemen Mall MaRI telah melakukan koordinasi terkait pemanfaatan area parkir yang tersedia di dalam kawasan mal.
Rizal mengatakan, parkir yang sebelumnya berada di kawasan bawah Jalan Mawas diarahkan untuk dipindahkan ke area parkir Mall MaRI yang berada di bagian atas.
Berdasarkan hasil koordinasi, area parkir tersebut diperkirakan mampu menampung hingga sekitar 600 kendaraan.
“Kami kemarin mencoba hitung jumlah kendaraan yang bisa masuk, sampai 600 unit,” tuturnya.
Pihak kecamatan juga mendorong adanya penyesuaian biaya parkir bagi karyawan maupun pengunjung mall yang menggunakan fasilitas tersebut parkir didalam pagar.
Rizal mengatakan sosialisasi kepada karyawan yang masih menggunakan parkir di sekitar Jalan Mawas juga telah dilakukan oleh petugas di lapangan.
Namun, menurutnya, pengalihan parkir akan lebih efektif apabila tidak lagi tersedia lokasi parkir terbuka di sepanjang Jalan Mawas.
Source link
