News

Perjuangan WNI, Islah Bahrawi: Dimaki Presiden, Dijerat Pajak, Diintai Bencana…



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pengamat sosial-politik sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU) asal Madura, Islah Bahrawi, kembali menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kritik tersebut disampaikan Islah melalui akun X pribadinya pada Rabu (23/9/2026). Ia menggambarkan sejumlah persoalan yang menurutnya dihadapi masyarakat Indonesia saat ini.

“Dimaki presiden. Dijerat pajak. Diintai bencana. Dikepung asap. Dihantui racun. Dibidik air keras. Diancam preman. Dikeroyok buzzer,” tulisnya.

Islah kemudian menutup unggahannya dengan kalimat singkat yang menjadi sorotan.

“Perjuangan WNI,” pungkasnya.

Pernyataan Islah muncul beberapa hari setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya di hadapan kader dan simpatisan. Prabowo menyebut keinginan melihat Indonesia sejahtera adalah sumpah pribadinya.

“Saya bersumpah ingin melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya,” kata Prabowo, dalam pidatonya di Perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), dikutip Sabtu, (19/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyentil sejumlah pakar yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah.

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok,” sindirnya.

Ia menilai, kritik yang disampaikan para pakar tersebut kerap tidak sejalan dengan realitas yang dihadapi di lapangan.

Menurut Prabowo, berbicara di tengah kawan-kawan sejati membuatnya lebih leluasa menyampaikan gagasan tanpa harus khawatir dipelintir.

“Ini masalahnya kalau bicara di tengah kawan-kawan sejati. Nanti yang diulang-ulangi itu tadi itu,” pungkasnya. (zak/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *