News

Respons Anas Urbaningrum Terkait Prabowo yang Mengata-ngatai Pakar dengan Sebutan ‘Goblok’



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Mantan Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum, merespons pidato Presiden Prabowo Subianto yang menuai perhatian setelah menyebut pakar dengan sebutan ‘goblok’.

Anas tidak secara langsung menyebut nama maupun memberikan penilaian terhadap pernyataan Prabowo tersebut.

Ia justru menyampaikan refleksi mengenai pentingnya peningkatan kualitas kehidupan rakyat, termasuk perubahan dari kondisi tidak berpengetahuan menjadi lebih pintar.

Pesan itu disampaikan Anas dengan menyinggung cita-cita agar masyarakat yang berada dalam kondisi miskin dapat mengalami peningkatan taraf hidup.

Rakyat Jelata Menjadi Jelita Kehidupannya

Anas mengatakan, cita-cita pembangunan seharusnya tidak berhenti pada upaya mengurangi kemiskinan. Menurut dia, harus ada perbaikan harkat hidup yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita sungguh bercita-cita agar yang saking miskinnya menjadi kaya. Setidaknya cukup,” ujar Anas, dikutip fajar.co.id, Selasa (22/9/2026).

“Ada perbaikan harkat hidup yang nyata. Rakyat jelata menjadi jelita kehidupannya,” tambahnya.

Dijelaskan Anas, perubahan tersebut dapat terjadi melalui dua hal, yakni kebijakan pemerintah yang memberikan dukungan serta kemauan masyarakat untuk memperbaiki kehidupannya.

Kebijakan dan Kemauan Memperbaiki Nasib

Anas kemudian menekankan pentingnya peran kekuasaan dalam menciptakan perubahan bagi masyarakat.

“Dari mana? Datang dari dua jurusan. Karena kebijakan (kekuasaan) yang menolong, dan kemauan memperbaiki nasib yang menyala,” tukasnya.

Ia kemudian mengaitkan persoalan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan upaya melawan kebodohan dan keterbelakangan.

Lanjut Anas, kedua hal tersebut semestinya menjadi perhatian karena dapat menghambat kemajuan negara dan masyarakat.

“Kebodohan dan keterbelakangan yang menjadi musuh negara dan rakyat,” tegasnya.

Lebih jauh, Anas menekankan pentingnya membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya.

Ia menilai perubahan kualitas manusia harus menjadi bagian dari cita-cita pembangunan.

“Agar bisa berubah, saking bodohnya menjadi pintar. Saking awamnya menjadi pakar,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya di hadapan kader dan simpatisan. Prabowo menyebut keinginan melihat Indonesia sejahtera adalah sumpah pribadinya.

“Saya bersumpah ingin melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya,” kata Prabowo, dalam pidatonya di Perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), dikutip Sabtu, (19/9/2026).



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *