News

Hendri Satrio Sebut Listyo Sigit, Teddy, Amran hingga Dedi Mulyadi Berpeluang Dampingi Prabowo



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menjadi bahan perbincangan. Pengamat politik sekaligus Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, memprediksi Presiden Prabowo Subianto memiliki sejumlah opsi jika kembali maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Hendri menilai Prabowo setidaknya memiliki dua pilihan dalam menentukan calon wakil presiden (cawapres). Pertama, memilih kader dari Partai Gerindra. Kedua, menggandeng tokoh nonpartai yang dinilai tidak memiliki ambisi politik besar sehingga dapat fokus bekerja.

“Prabowo di 2029 mungkin sepertinya bisa saja tidak memilih Gibran lagi, menurut saya dia mungkin akan memilih tokoh dari partainya sendiri, Gerindra, atau tokoh non-partai yang tidak memiliki ambisi politik besar sehingga bisa fokus bekerja,” kata Hensa kepada wartawan.

Untuk opsi tokoh nonpartai, Hendri menyebut sejumlah nama yang menurutnya berpotensi masuk pertimbangan Prabowo. Di antaranya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

“Kapolri bisa saja diambil jadi calon pendamping Prabowo, dan ini bisa jadi alasan kuat mengapa Listyo Sigit tidak tergantikan sebagai Kapolri saat ini, sementara kalau Seskab Teddy kan jelas dia loyalis dan dia cukup mengerti Prabowo saat ini, dan Amran merupakan salah satu menteri yang kalau dilihat, sering mendapat pujian dari Prabowo,” kata Hensa kepada wartawan.

Namun, Hendri menilai Prabowo juga memiliki alasan kuat untuk memilih pendamping dari internal Gerindra. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mempertahankan efek elektoral pemerintahan Prabowo sekaligus memperkuat posisi Gerindra menghadapi Pemilu 2034.

“Kenapa saya sebut Gerindra? Karena Prabowo saya yakin akan membesarkan Gerindra untuk bertarung lebih jauh di 2034. Kalau sampai dia pilih tokoh dari partai lain, dia artinya membesarkan partai lain,” ujarnya.

Sejumlah kader Gerindra juga disebut Hendri berpotensi masuk dalam bursa tersebut. Nama yang disinggung antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Sudaryono, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Selain kader Gerindra, Hendri juga memasukkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam daftar tokoh yang berpotensi dipertimbangkan. Ia menilai Dedi memiliki basis massa yang cukup besar.

“Tokohnya kalau di Gerindra ada Menteri Luar Negeri Sugiono yang kini juga jadi Sekjen Gerindra, Sudaryono yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, ada Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan juga bisa saja memilih Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang basis massanya juga tak bisa dibilang kecil,” kata Hensa.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *