News

Komedian Abdel Sebut Jokowi ‘Poker Face’, Chusnul Chotimah: Kalau Ngomong A Berarti B



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, kembali bicara mengenai sosok Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang terus ramai dibicarakan publik.

Kali ini, Chusnul menanggapi pernyataan komedian sekaligus presenter Abdel Achrian atau Cing Abdel yang menyebut Jokowi sebagai sosok Poker Face.

Chusnul mengaku sependapat dengan penilaian tersebut. Baginya, karakter Jokowi selama ini sulit dibaca dari ekspresi maupun pernyataan yang disampaikan di hadapan publik.

Chusnul menegaskan bahwa istilah Poker Face yang disematkan kepada Jokowi menurutnya sesuai dengan penilaiannya selama ini.

“Betul banget, itulah Jokowi,” ujar Chusnul, dikutip fajar.co.id, Selasa (8/9/2026).

Ia kemudian mengutip pernyataan Cing Abdel yang menggambarkan Jokowi sebagai sosok Poker Face.

“Cing Abdel sebut Jokowi ‘Poker Face’, kalau dia ngomong A berarti B,” lanjutnya.

Singgung Ekspresi Jokowi Saat Berbicara

Bukan hanya itu, Chusnul juga mengaitkan istilah tersebut dengan ekspresi Jokowi ketika berbicara di depan publik.

Ia menyinggung anggapan umum bahwa seseorang yang berbohong biasanya menunjukkan perubahan tertentu pada ekspresi atau gerak tubuh, seperti berkedip.

“Orang berbohong biasanya suka berkedip, tapi kenapa Jokowi nggak seperti itu? Bisa aja dia sedang ber akting,” jelasnya.

Lebih jauh, Chusnul kemudian menyampaikan penilaian pribadinya mengenai rekam jejak Jokowi.

Ia bahkan melontarkan tudingan menohok terkait kejujuran mantan Presiden tersebut.

“Jejaknya memang dia selalu berbohong. Dan cuma ternak yang setia pada penipu,” tegas Chusnul.

Sebelumnya, Komedian Abdel Achrian menilai Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi memiliki kemampuan menyembunyikan ekspresi wajah. Menurut Abdel, gestur Jokowi sulit dibaca, meski perkataannya relatif lebih mudah ditafsirkan.

“Pak Jokowi ini kan menurut gue poker face banget ya. Bisa gitu menahan ekspresinya,” kata Abdel dalam siniar Total Politik yang dikutip Selasa, 8 September 2026.

Abdel mengatakan selama ini ia lebih mudah membaca Jokowi melalui pernyataannya ketimbang bahasa tubuh. Ia menggambarkan pola komunikasi Jokowi seperti sebuah rangkaian kode.

“Kalau dia ngomong A berarti B. Kalau ngomong B berarti dia C,” ujar Abdel.

Sebaliknya, kata dia, gestur Jokowi tidak memberikan petunjuk yang mudah ditangkap. Ekspresi yang tenang membuat orang sulit menerka apa yang sebenarnya dipikirkan Jokowi.

Abdel kemudian menyinggung anggapan umum bahwa seseorang yang berbohong cenderung lebih sering berkedip. Menurut dia, Jokowi justru jarang berkedip ketika berbicara.

“Lu lihat kalau Pak Jokowi ngomong, ngedipnya jarang,” katanya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *