News

Rizal Fadillah: UGM Ciptakan Raja Palsu



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Tersangka dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi, Rizal Fadillah, menyebut Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menciptakan ‘raja palsu’.

Ia menyebut UGM kini anjlok kepercayaannya karena diduga melindungi keabsahan ijazah Jokowi yang diragukan.

Rizal juga menyerang mantan Rektor UGM Pratikno dan Rektor saat ini Ova Emilia yang dianggapnya sebagai dalang di balik penutupan dokumen pendidikan Jokowi.

“UGM kampus ternama, bergengsi, dan dinilai berkualitas di Indonesia,” ujar Rizal kepada fajar.co.id, Minggu (6/9/2026).

Ia kemudian menyebut bahwa kasus dugaan ijazah palsu Jokowi telah membuat UGM kehilangan kepercayaan publik.

“Ternyata atas kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo tiba-tiba anjlok menjadi murahan bahkan mengalami defisit nilai dalam kepercayaan publik,” ucapnya.

UGM Disebut Hancurkan Kepercayaan Publik

Rizal mengatakan bahwa UGM dibicarakan di mana-mana bukan karena kehebatannya, melainkan karena kerapuhan pimpinan dalam melindungi seseorang yang diragukan kejujuran akademiknya.

Ia bahkan membandingkan hal tersebut dengan tragedi KM 50 dan kematian petugas Pemilu 2019.

“UGM dibicarakan dimana-mana bukan karena kehebatan dan keteguhannya, melainkan atas kerapuhan pimpinan dalam melindungi seseorang yang diragukan kejujuran akademiknya,” tegasnya.

“Orang itu seolah menghancurkan UGM sesadis membantai 6 syuhada KM 50 dan membunuh 900 an petugas Pemilu 2019,” imbuhnya.

Pratikno dan Ova Emilia Jadi Sasaran

Rizal menyebut mantan Rektor UGM Pratikno sebagai sosok yang ‘nakal bahkan jahat’ di balik upaya menyembunyikan ijazah Jokowi dalam bingkai keaslian.

“Di balik bayang-bayang peran mantan rektor UGM Pratikno yang nakal bahkan jahat, ijazah Joko Widodo mantan Presiden RI disembunyikan dalam bingkai keaslian,” katanya.

Ia kemudian menegaskan bahwa yang asli hanya bingkainya, bukan isinya.

“Hanya bingkainya yang asli tapi isi dalam bingkai itu nyata palsu,” tukasnya.

Rizal juga menuding Rektor UGM saat ini, Ova Emilia, sibuk menjalankan misi Pratikno untuk membohongi publik.

“Ova Emilia rektor UGM saat ini sibuk menjalankan misi Pratikno untuk membohongi publik dengan narasi tanpa bukti,” jelasnya.

Ia bahkan menyebut Ova sebagai vokalis yang menyanyikan lagu kebodohan bangsa.

“Ova vokalis yang sedang menyanyikan lagu kebodohan bangsa. UGM melempar dadu perjudian akademik,” imbuhnya.

UGM Kalah di PTUN, Kini Tunggu Putusan MA

Rizal menyentil perjuangan UGM yang terus berupaya menutupi dokumen pendidikan Jokowi, meskipun telah kalah di Komisi Informasi Pusat (KIP) dan PTUN.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *