News

Loyalis Jokowi Sentil Sayembara Ijazah Gibran: Prestasi Makin Tipis, Bacot Makin Tebal



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Loyalis Joko Widodo (Jokowi), Dede Budhyarto, melontarkan sindiran tajam kepada pakar hukum tata negara Denny Indrayana.

Sindiran tersebut disampaikan Dede di tengah langkah Denny yang kembali menyoroti persoalan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui sayembara dengan hadiah miliaran rupiah.

Melalui akun X pribadinya, Dede menyinggung perjalanan politik dan karier Denny. Ia menyebut sejumlah kiprah Denny berujung pada kegagalan.

“Nyalon Gubernur: KEOK. Karier profesor UGM: SELESAI. Dukung Anies Baswedan ‘menghianati Partainya’, KEOK. Link: integritylawfirms.com/indonesia/2023… Hijrah ke Australia: Nyambi driver taxol, BALIK LAGI,” tulis Dede Budhyarto, Sabtu (5/9/2026).

Dede kemudian menyinggung sayembara yang digelar Denny untuk mengungkap persoalan ijazah Gibran.

Ia menyindir sayembara tersebut dengan menyebut hadiah yang ditawarkan belum menarik minat peserta.

“Bikin sayembara miliaran: peminatnya kagak nongol-nongol karena duitnya FIKTIF,” tulisnya.

Dede kembali melontarkan kritik terhadap Denny. Ia menilai perjalanan hidup Denny penuh dengan kegagalan, tetapi tetap kerap melontarkan kritik terhadap pihak lain.

“Rentetan hidup penuh episode GAGAL, tapi kalau urusan nyinyir ke orang lain gayanya seperti manusia paling sukses sedunia. 🤣 Prestasi makin tipis, bacot makin tebel kek komuknya. MBLEGEDEZZZZZ! 🤣🤣,” tandasnya.

Denny Kembali Update Sayembara Ijazah Gibran

Sebelumnya, Denny Indrayana kembali memberikan pembaruan terkait sayembara ijazah Gibran.

Melalui akun media sosialnya, Denny menyebut total hadiah dalam sayembara tersebut kini mencapai lebih dari Rp7,1 miliar.

“5 hari lagi! Total hadiah kini Rp7.193.908.947. 9 Agustus – 9 September 2026. WA: +61 434 794 488. Terus Berjuang! Salam Integritas!,” ungkap Denny.

Denny juga menyatakan akan membawa persoalan keabsahan syarat pendidikan Gibran sebagai calon wakil presiden ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Terima kasih saya kepada FPP TNI atas kesediaannya mengawal rencana sengketa Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran ke Mahkamah Konstitusi. Insya Allah kita ajukan di hari Kamis, 10 September 2026. Tegakkan etika moral dan konstitusi bernegara. Salam Integritas!,” pungkasnya.

(Elva/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *