News

Chusnul Chotimah: Kasihan Prabowo, Kementeriannya Bela Jokowi, Presiden yang Dicap Anti Kritik



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, mengaku menerima dua pemberitahuan melalui email dari platform X terkait konten yang sebelumnya ia unggah.

Chusnul menyebut pemberitahuan tersebut berkaitan dengan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang menyatakan dua kontennya diduga melanggar hukum.

Dua unggahan yang dimaksud masing-masing berkaitan dengan safari politik Presiden ke-7 RI Jokowi ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan persoalan ijazah SMA Wapres Gibran Rakabuming Raka yang tengah disengketakan di PTUN.

Dua Konten Disebut Melanggar Hukum

Chusnul mengungkapkan, dirinya menerima dua email dengan isi pemberitahuan yang serupa.

“Hari ini saya ada dapat 2 email dari X. Isinya sama kalo X telah menerima sebuah pemberitahuan dari kemkomdigi bahwa 2 konten saya melanggar hukum,” kata Chusnul, dikutip fajar.co.id, Rabu (12/8/2026).

Ia menyebut kedua konten tersebut kini telah dihapus. Namun, Chusnul mengaku masih mempertanyakan dasar hukum yang membuat unggahan tersebut dinilai melanggar.

“Satu soal kunjungan Jokowi ke NTT. Satunya lagi soal pendidikan Gibran yg digugat ke PTUN,” Chusnul menuturkan.

“Keduanya sudah saya hapus. Cuma saya bingung melanggar hukumnya dimana?,” tambahnya.

Pertanyakan Mengapa Dirinya yang Dihubungi

Chusnul kemudian mempertanyakan mekanisme penanganan konten yang menurutnya bersumber dari pemberitaan media.

Ia menilai, apabila informasi yang ia komentari tersebut dianggap keliru, seharusnya pihak yang pertama kali menerbitkan berita juga mendapatkan perhatian.

“Dan kalo memang berita itu salah kenapa saya yang dihubungi, kenapa bukan medianya, yang sampai saat ini berita itu masih ada di google?,” jelasnya.

Chusnul mengatakan, hingga kini pemberitaan yang menjadi rujukan unggahannya masih dapat ditemukan melalui mesin pencarian.

Kasihan pada Pemerintahan Prabowo

Selain mempertanyakan pemberitahuan tersebut, Chusnul juga menyentil keterlibatan Kemkomdigi dalam persoalan unggahan mengenai kunjungan Jokowi ke NTT.

Ia mempertanyakan alasan kementerian di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ikut menangani persoalan yang berkaitan dengan konten mengenai Jokowi.

“Dan yang paling aneh kenapa soal postingan Jokowi di NTT, kementerian Prabowo juga ikut urusin?,” sesalnya.

Chusnul kemudian membandingkan situasi tersebut dengan pengalamannya ketika mengkritik sejumlah tokoh politik lainnya.

“Saya dulu sering serang Prabowo dan Anies tapi ga pernah seperti ini,” tandasnya.

Chusnul lantas mengaitkan persoalan tersebut dengan pemerintahan Prabowo serta Partai Gerindra.

Ia menyayangkan apabila kementerian di pemerintahan Prabowo dinilai ikut terseret dalam persoalan yang berkaitan dengan Jokowi dan Gibran.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *