News

Dokter Tifa Sentil Andi Azwan: Ini Ciri Orang yang Tahu Sedikit tapi Sok Tahu



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Dokter Tifauzia Tyasumma atau Dokter Tifa menanggapi pernyataan Ketua Joman Nusantara Bersatu, Andi Azwan, yang sebelumnya mengkritik pandangannya terkait materai pada ijazah yang dipersoalkan.

Dokter Tifa menyebut bahwa penjelasan yang disampaikan Andi Azwan tidak didasarkan pada pemahaman yang utuh mengenai persoalan yang sedang diperdebatkan.

Dokter Tifa Kritik Pernyataan Andi Azwan

Menanggapi pernyataan Andi Azwan, Dokter Tifa melontarkan pernyataan menohok.

Ia menekankan bahwa Andi Azwan hanya mengetahui sebagian informasi, namun merasa memahami keseluruhan persoalan.

“Yang disampaikan saudara Andi Azwan ini, namanya orang yang tahu sedikit tapi merasa tahu banyak,” ujar Tifa, dikutip fajar.co.id, Kamis (6/8/2026).

Tidak berhenti di situ, Tifa juga mengaitkan sikap tersebut dengan istilah yang menurutnya menggambarkan seseorang yang terlalu percaya diri atas pengetahuan yang dimiliki.

“Dalam salah satu karakter ini, namanya orang bodoh merasa pintar,” lanjutnya.

Polemik Berawal dari Klaim Soal Materai Ijazah

Sebelumnya, Ketua Joman Nusantara Bersatu, Andi Azwan, membantah klaim yang disampaikan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait ciri-ciri ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya mengenai penggunaan materai.

Dikatakan Andi, penjelasan yang disampaikan Dokter Tifa tidak sesuai dengan fakta dokumen akademik lulusan UGM pada periode tersebut.

Bantah Klaim Dokter Tifa Soal Materai Ijazah

Dituturkan Andi, isu mengenai bentuk ijazah UGM sebenarnya sudah beberapa kali dibahas. Namun, ia kembali menyoroti pernyataan Dokter Tifa yang menurutnya menjadi perhatian publik.

“Saya bahas sesuatu ini, sebetulnya sudah lama dan sudah beberapa kali kita bahas,” ujar Andi kepada fajar.co.id, Rabu (5/8/2026).

Ia kemudian menyinggung pernyataan Dokter Tifa yang mengklaim memiliki contoh ijazah asli.

“Tapi ini kemarin agak menarik, terakhir yang menarik itu, ketika Dokter Tifa ini berbicara kepada publik, oleh media industri, atau publik dan sebagainya,” ucapnya.

“Tifa mengatakan, ijazah asli ada di saya, yang benar adalah ini. Materainya warna merah,” lanjut Andi mengutip pernyataan Dokter Tifa.

Jelaskan Jadwal Wisuda UGM Tahun 1985

Andi lantas memaparkan bahwa pada tahun 1985, UGM menggelar wisuda dalam empat gelombang. Baginya, Jokowi tidak termasuk dalam peserta wisuda gelombang pertama.

“Di UGM tahun 1985 itu ada 4 gelombang dalam wisuda. Gelombang pertama itu adalah di bulan Februari, nah di gelombang itu Pak Jokowi tidak ada teman-temannya yang tahun 1980 itu di wisuda,” jelasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *