News

Kebakaran Indekos dan Salon Pangkas Rambut di Makassar, 2 Orang Meninggal Dunia



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Sebuah rumah indekos dan salon pangkas rambut dilalap si jago merah di Jalan Tanjung Alang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada Kamis (23/7/2025) malam.

Akibat kebakaran tersebut, dua korban dinyatakan meninggal dunia karena terjebak di dalam indekos.

Beberapa warga yang ditemui di lokasi menyebut bahwa korban bernama daeng Puji dan Nanik.

Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran.

“Penyebabnya masih diselidiki. Dugaan sementara dari lilin,” ujar Tri di lokasi.

Berdasarkan laporan dari anggotanya, Tri membenarkan bahwa terdapat dua korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Yang meninggal sementara dua orang. Untuk jenis kelamin perempuan semua, ada juga yang pingsan masih belum sadar,” ucapnya.

Garis Polisi Dipasang di TKP

Orang nomor satu di Mapolsek Mamajang ini bilang, setelah proses pendinginan oleh Damkarmat Kota Makassar selesai, pihaknya akan melakukan olah TKP.

“Kita mendalami dulu melakukan penyelidikan penyebabnya apa, kita cari saksi tadi yang ada di TKP, kemudian kita kembangkan lagi,” tandasnya.

“Tadi sudah ada beberapa dimintai keterangan oleh Babinkantibmas, nanti kita dalami lagi di pemilik kosnya. Lokasi kebakaran kita pasangi garis polisi untuk olah TKP,” kuncinya.

Hingga berita ini diturunkan, Damkarmat Kota Makassar masih melakukan proses pendinginan.

Adapun kedua korban meninggal telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Suara tangisan hingga penyesalan terdengar dari keluarga korban ketika kedua jenazah dibawa oleh petugas ke mobil ambulance.

Sementara itu, sekitar ratusan warga setempat yang merasa penasaran dengan peristiwa yang berlangsung nampak berkerumun di dekat lokasi kebakaran.

(Muhsin/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *