News

Kasus Dugaan Keracunan MBG Terulang, Berly Martawardaya: Fokuskan ke Ibu Hamil dan Balita



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Ekonom sekaligus Dosen Ilmu Ekonomi, Berly Martawardaya, kembali menyoroti kasus keracunan yang diduga akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 19 siswa SDN 1 Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, mendadak mengalami mual dan sakit perut setelah diduga mengonsumsi susu dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa kemudian dilarikan ke Puskesmas Ngawen untuk mendapatkan penanganan medis.

Lewat unggahan di akun media sosial X pribadinya, Berly menyoroti kejadian tersebut dengan menyebut kasus keracunan dalam program MBG masih terus terjadi.

“Masih saja terjadi keracunan MBG.

Jeda selama libur panjang tidak optimal digunakan memperkuat proses & kualitas,” tulisnya.

Berly juga memberikan saran agar program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat berjalan lebih efektif serta menghindari kejadian serupa.

Ia menyarankan agar program tersebut lebih difokuskan pada pemberian suplemen gizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Fokuskan MBG ke ibu hamil+menyusui & balita yg paling butuhkan suplemen gizi shg basisnya di posyandu, puskesmas & rumah sakit,” ujarnya.

Untuk penyediaan makanan, Berly menilai puskesmas dan rumah sakit umumnya telah memiliki kantin, sehingga pemerintah cukup menyalurkan anggaran.

“Puskesmas & rumah sakit banyak yg punya kantin shg tinggal di-transfer dananya,” jelasnya.

“Penerima dikasih kupon buat makan di kantin jadi nggak perlu bikin SPPG. Posyandu bisa kerja sama dengan kantin puskesmas/RS,” terangnya.

(Erfyansyah/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *