Yusuf Dumdum: Jangan Cap Mahasiswa sebagai Antek Asing

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat 12 Juni 2026), diwarnai ketegangan.
Salah satu orator dari kalangan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menyampaikan pesan menohok kepada aparat keamanan.
Ia juga menegaskan kepada publik bahwa kehadiran mereka di jalanan bukan untuk menciptakan kericuhan, melainkan menyuarakan aspirasi rakyat.
Mahasiswa Tegaskan Tidak Datang untuk Bermusuhan
Dalam orasinya, mahasiswa UI menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan dilandasi keinginan untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.
Ia juga meminta agar mahasiswa tidak dipandang sebagai ancaman ataupun pihak yang harus dihadapi secara represif.
“Kami ini mahasiswa, bukan KKB, tidak membawa senjata, kami membawa niat untuk membawa perbaikan untuk rakyat Indonesia,” ujar mahasiswa tersebut.
“Jangan menganggap kami seperti musuh, jangan menganggap kami seperti penjahat, kami ini mahasiswa masyarakat,” tambahnya.
Kata dia, mahasiswa yang turun ke jalan memiliki tujuan yang sama, yakni menginginkan kondisi yang lebih baik bagi bangsa dan masyarakat Indonesia.
Serukan Aksi Damai demi Kepentingan Rakyat
Dalam lanjutan orasinya, mahasiswa tersebut kembali menekankan bahwa demonstrasi yang dilakukan bukan ditujukan untuk menciptakan konflik.
Ia menyebut mahasiswa hadir dengan niat yang menurutnya tulus untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Jangan menghadapi kami, jangan membawa senjata, kami ini mempunyai niat yang mulia untuk kalian semua, untuk rakyat Indonesia,” tegasnya.
“Dan kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk kalian, bangsa Indonesia, hidup rakyat Indonesia,” sambung dia.
Yusuf Dumdum Mengaku Sepakat
Menanggapi orasi tersebut, pegiat media sosial Yusuf Dumdum mengajak publik memberikan pandangan masing-masing terkait pesan yang disampaikan mahasiswa.
“Nah gimana kalau menurut kalian semua, setuju gak dengan apa yang disampaikan oleh mahasiswa tersebut?,” ucap Yusuf dikutip fajar.co.id, Jumat 12 Juni 2026.
Namun secara pribadi, ia mengaku mendukung apa yang disampaikan oleh orator tersebut.
“Jujur ya, kalau gue pribadi sangat-sangat setuju dengan apa yang disampaikan itu,” imbuhnya.
Yusuf juga menyinggung kemungkinan munculnya tudingan bahwa aksi mahasiswa ditunggangi pihak tertentu atau memiliki kepentingan di luar aspirasi rakyat.
“Jadi jangan sampai kemudian setelah aksi demo tersebut ya, nanti ada muncul buzzer yang mengatakan, ah mereka ini kan memang sengaja ditunggangi oleh kepentingan asing,” tegasnya.
Menurutnya, tuduhan seperti itu sebaiknya tidak langsung diarahkan kepada mahasiswa yang turun ke jalan.
“Ditunggangi oleh antek-antek asing, bla bla bla bla bla. Jangan sampai ada yang seperti itu,” sesalnya.
Source link
