Prabowo Buka Fakta di Balik MBG, Minta DPR hingga Bupati Awasi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah tantangan meski cakupannya terus diperluas dan kini menjangkau jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Menurut Prabowo, pemerintah terus melakukan evaluasi dan pembenahan untuk memastikan kualitas program tetap terjaga seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat setiap hari.
Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima. Jumlah tersebut terdiri atas 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868.000 ibu hamil.
Selain itu, pemerintah juga berencana memperluas cakupan program kepada sekitar 500.000 lanjut usia (lansia) yang hidup sendiri dan membutuhkan dukungan pangan bergizi setiap hari.
Prabowo mengatakan MBG merupakan bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama kelompok rentan. Program tersebut juga menjadi bagian dari amanat konstitusi untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita mengakui bahwa dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3.000 dapur,” kata Prabowo dikutip pada Minggu (7/6/2026).
Menurut dia, penutupan ribuan dapur tersebut merupakan langkah korektif yang dilakukan pemerintah guna memastikan kualitas makanan, sistem distribusi, dan tata kelola program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pemerintah menilai pengawasan menjadi aspek penting dalam pelaksanaan MBG, mengingat program tersebut melayani puluhan juta penerima manfaat setiap hari di berbagai daerah.
Karena itu, Prabowo meminta seluruh unsur pemerintah, mulai dari pejabat daerah hingga anggota DPR, turut mengawasi pelaksanaan program di lapangan.
Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila ditemukan pelaksanaan program yang tidak sesuai ketentuan.
“Saya sudah minta para pejabat dan persilakan anggota DPR, bupati, di mana-mana silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai laporkan segera. Akan segera kita tindak,” ujarnya.
Prabowo menegaskan pemerintah akan terus melakukan perbaikan tata kelola agar pelaksanaan MBG semakin efektif dan tepat sasaran.
Menurut dia, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang sejak awal dirancang untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan produktivitas generasi muda.
Source link
