News

Buntut Kasus Korupsi BGN, BEM UNAIR Luncurkan Petisi Desak Pemerintah Hentikan MBG



PORTALUTAMA.NET, SURABAYA — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) resmi merilis pernyataan sikap dan petisi daring yang mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini diambil menyusul berbagai polemik, isu kesehatan, hingga dugaan korupsi yang menyelimuti program nasional tersebut.

Melalui unggahan di akun resmi mereka, BEM UNAIR mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk menyadari dampak buruk dan masalah sistemik yang muncul sejak program ini digulirkan.

Dalam takarir (caption) unggahannya, BEM UNAIR menggarisbawahi beberapa poin krusial yang menjadi alasan utama penolakan mereka terhadap program MBG:

1) Kasus Hukum di Badan Gizi Nasional: Penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, serta penggeledahan kantor lembaga tersebut dinilai menjadi indikasi kuat adanya masalah transparansi yang serius di tingkat pusat.

2) Insiden Keracunan Siswa: Puluhan ribu siswa dilaporkan mengalami keracunan akibat makanan yang dibagikan. BEM UNAIR menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai hanya melihat insiden kesehatan ini sebagai “data statistik” semata tanpa adanya evaluasi keselamatan yang ketat.

3) Penghamburan Anggaran: Program ini terindikasi memicu pemborosan anggaran negara untuk pengadaan barang yang tidak mendesak, sehingga berpotensi menjadi klaster baru praktik korupsi.

“Alih-alih menjadi berkat, program ini menjadi beban, menguras anggaran yang seharusnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan yang lebih mendesak dan memiliki dampak lebih langsung pada kesejahteraan rakyat,” tulis BEM UNAIR dalam pernyataannya.

Detail Visual Unggahan

Visual utama yang dibagikan dalam unggahan tersebut menampilkan selebaran digital (e-poster) berlatar biru khas Kabinet Cerita Loka dengan tajuk utama “Petisi Hentikan Program Makan Bergizi Gratis!”.

Di bawah judul, terdapat ajakan tertulis: “Kami Mengajak Masyarakat Indonesia Menandatangani Petisi Daring untuk Diberhentikannya Program Problematik Ini”.

Poster ini juga menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto di podium dengan tanda silang besar di sisi gambar menu makanan, menegaskan simbol penolakan total terhadap program tersebut.

Ada pula alamat link dipasang lewat foto yakni https://c.org/sSYdvBfH4b.

Ragam Reaksi Netizen: Pro dan Kontra di Kolom Komentar

Unggahan ini memicu gelombang interaksi yang masif dengan meraih lebih dari 139 ribu suka dan ribuan komentar dalam waktu singkat. Netizen pun terbelah menjadi pihak yang mendukung petisi dan pihak yang menilai program ini dipertahankan.

Banyak warganet yang setuju bahwa anggaran MBG lebih baik dialihkan untuk sektor lain seperti pendidikan atau stabilisasi harga pangan. Beberapa orang tua murid juga mengeluhkan kualitas menu yang tidak ramah anak.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *