Said Didu: Tom Lembong Jalankan Kebijakan, Nadiem Rancang Mekanisme Pengadaan

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyoroti perbedaan kasus yang menyeret nama Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong dengan Nadiem Makarim.
Melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya, Sabtu (16/5/2026), Said Didu membandingkan posisi keduanya dalam konteks kebijakan pemerintah dan mekanisme pengadaan barang dan jasa.
Menurut Said Didu, Tom Lembong dinilai hanya menjalankan kebijakan impor gula yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah saat itu di bawah kepemimpinan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
“Tom Lembong membuat kebijakan impor gula sesuai kebijakan Pemerintah (Joko Widodo) – bukan melakukan pengadaan barang dan jasa (gula),” tulis Said Didu dalam unggahannya.
Sementara itu, Said Didu menilai kasus yang dikaitkan dengan Nadiem Makarim berbeda karena menyangkut penyusunan sistem hingga mekanisme pengadaan barang dan jasa.
“Nadiem melaksanakan ‘arahan’ Presiden Joko Widodo dan selanjutnya merancang sistem dan mekanisme pengadaan barang dan jasa bersama ‘teman-temannya’ di luar organisasi kementerian,” lanjutnya.
Pernyataan Said Didu tersebut memicu perhatian publik di media sosial, terutama karena menyeret nama sejumlah tokoh penting dalam pemerintahan era Presiden Joko Widodo.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Tom Lembong maupun Nadiem Makarim terkait pernyataan yang disampaikan Said Didu tersebut.
Perdebatan mengenai kebijakan pemerintah, mekanisme pengadaan barang dan jasa, serta tanggung jawab pejabat publik kembali menjadi sorotan di ruang publik, khususnya di media sosial X.
Source link
