Aceh Timur 33 Hari Tanpa Hujan, BMKG Sebut Indonesia Masih Didominasi Musim Hujan

PORTALUTAMA.NET — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan sebagian besar wilayah Indonesia hingga awal Mei 2026 masih berada dalam periode musim huan. Dalam unggahan resminya, BMKG menyebut sekitar 66,7 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia masih mengalami musim hujan.
Kondisi tersebut menunjukkan curah hujan masih cukup dominan di berbagai daerah meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan musim atau pancaroba di sejumlah wilayah.
Dalam pernyataan resminya, BMKG mengungkapkan:
“Hingga Awal Mei ini, sekitar 66,7% Zona Musim di Indonesia yang masih memasuki musim hujan dan tidak ada provinsi yang mengalami tidak hujan selama lebih dari 1 bulan.”
BMKG mencatat sebanyak 466 ZOM di Indonesia masih berada pada kategori musim hujan. Wilayah yang terdampak tersebar luas di berbagai pulau besar Indonesia.
Daerah yang masih mengalami musim hujan meliputi sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Riau, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Papua.
Aceh Timur Alami Hari Tanpa Hujan Sangat Panjang
Meski sebagian besar wilayah Indonesia masih diguyur hujan, BMKG juga mendeteksi adanya kategori Hari Tanpa Hujan (HTH) Sangat Panjang di beberapa daerah tertentu.
BMKG menyebut wilayah Aceh Timur, Aceh menjadi daerah dengan HTH sangat panjang yang mencapai 33 hari tanpa hujan.
Dalam unggahannya, BMKG menyatakan:
“Meski dominan hujan, kategori HTH Sangat Panjang terpantau di Aceh Timur, Aceh (33 Hari).”
Fenomena HTH sendiri merupakan indikator yang digunakan BMKG untuk memantau wilayah yang mengalami periode tanpa hujan dalam durasi tertentu. Kondisi ini penting diperhatikan karena dapat berdampak terhadap ketersediaan air, pertanian, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan apabila berlangsung lebih lama.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem maupun dampak lingkungan yang muncul akibat curah hujan tinggi.
Untuk daerah yang masih sering diguyur hujan, masyarakat diminta memastikan saluran air dan selokan tetap bersih guna mencegah genangan hingga banjir.
Sementara untuk wilayah yang mulai mengalami kondisi kering, warga diimbau tetap melakukan penghematan air.
Dalam penutup unggahannya, BMKG menyampaikan pesan kepada masyarakat:
“Bagi wilayah kering, yuk tetap hemat air. Untuk wilayah yang sering hujan, pastikan selokan bersih agar aliran air lancar ya! Stay safe dan tetap siaga ya, Sobat!”
Kondisi cuaca yang masih dinamis pada awal Mei 2026 membuat masyarakat di berbagai daerah perlu rutin memantau informasi prakiraan cuaca terbaru dari BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem maupun perubahan kondisi atmosfer secara cepat.
Source link
