News

Brutalnya Geng Motor di Makassar: Bocah 13 Tahun Ditebas Parang, Dilarikan ke RSUD Daya



Terekam CCTV, pelaku berhoodie putih tebas korban yang jatuh saat kabur. Warga: Baru kali ini ada korban di sini

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Aksi brutal geng motor kembali teror warga Makassar. Seorang bocah 13 tahun berinisial H jadi korban tebasan parang saat nongkrong bersama teman-temannya.

Korban kini jalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka tebas di punggung.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Minggu, 10 Mei 2026, dini hari.

Lokasi tepat di ruas jalan antara Kelurahan Maradekaya dan Kelurahan Maradekaya Selatan.

Terekam CCTV: Geber Knalpot Brong, Serang Pakai Parang dan Busur

Aksi penyerangan terekam kamera CCTV sekitar lokasi. Dalam rekaman, sejumlah pelaku datang berboncengan dengan beberapa sepeda motor.

Mereka melintas sambil menggeber knalpot brong. Kedatangan geng motor bikin remaja yang kumpul di pinggir jalan panik dan lari menyelamatkan diri.

Nahas, korban H terjatuh saat kabur hingga jadi sasaran. Di CCTV, korban yang sudah jatuh tampak ditebas parang berkilau mirip katana.

Salah satu pelaku terlihat mengenakan hoodie putih dan penutup wajah saat menyerang.

Tak berhenti di situ, pelaku juga merusak motor yang terparkir di lokasi. Pelaku lain tampak mengejar korban sambil menarik anak panah busur.

Warga: Baru Kali Ini Ada Korban

Warga sekitar, Indrawati (39), mengaku aksi sebrutal itu baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

“Baru kali ini ada penyerangan geng motor. Biasa ji masuk geng motor melintas, tapi baru kali ini ada nadapat mangsa,” kata Indrawati.

Saat kejadian, ia berada di lantai dua rumahnya tepat di depan lokasi.

“Tadi malam ada anak-anak kumpul, itu mi langsung naserang. Itu anak H jatuh, di situ mi langsung natebes. Sempat ji lari kasihan, tapi ditindis ki motor, ditebas mi,” ujarnya.

Korban Dirawat di RSUD Daya, Ketua RT Desak Polisi Usut Tuntas

Ketua RT 06 Kelurahan Maradekaya Selatan, Siti Nurhayati (46), menyebut korban kini dirawat di RSUD Daya.

Menurutnya, korban dan remaja lain hanya nongkrong biasa, tidak melakukan aktivitas mencurigakan.

“Ini anak-anak nongkrong, tapi tidak ngapa-ngapain, mereka cuma ngobrol. Tiba-tiba sekitar pukul 01.06, ada empat motor berboncengan dari arah kanal langsung geber-geber, langsung bawa parang,” ungkap Nurhayati.

“Ini anak-anak ada beberapa kabur, sementara ini anak H terjebak jatuh di motor, ditebas di punggung. Saya lihat di video sampai pantatnya. Sekarang sudah di RS Daya,” tambahnya.

Nurhayati berharap polisi segera usut tuntas. Ia menilai aksi pelaku sangat brutal dan bahayakan warga.

“Kalau bisa polisi segera usut tuntas, kasih efek jera,” tandasnya.

(Muhsin/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *